Berita

Foto/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Advertorial

Kementerian PUPR Akan Bangun Kembali Tiga Pasar Tradisonal Yang Terbakar

SELASA, 07 AGUSTUS 2018 | 04:35 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan tugas tambahan untuk membangun pasar, sekolah/madrasah dan rumah sakit perguruan tinggi.

Sebelum mendapat penugasan tersebut, pada tahun 2018, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan Detailed Engineering Desain tiga pasar tradisional yang hancur akibat kebakaran.

Ketiganya adalah Pasar Atas Bukit Tinggi, Pasar Johar Semarang, dan Pasar Aksara Medan. Konstruksi Pasar Atas Bukittinggi akan dimulai tahun ini, sementara Pasar Johar dan Pasar Aksara dimulai tahun 2019.


Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan revitalisasi dan pembangunan pasar tradisional dilakukan oleh pemerintah bukan swasta.

Hal ini menunjukan keberpihakan pemerintah kepada para pedagang agar nantinya harga sewa kios pasar yang baru tetap terjangkau.

"Meski Pasar Atas Bukittingi, Johar Semarang dan Aksara Medan merupakan kewenangan Pemerintah Daerah, namun semua pihak harus turun tangan membantu, termasuk Kementerian PUPR," kata Basuki beberapa waktu lalu.

Pasar Atas Bukittinggi mengalami kebakaran hebat pada 30 Oktober 2017 lalu yang menyebabkan sekitar 1.000 lebih kios pedagang di gedung tiga lantai itu ludes.

Umumnya pedagang Pasar Atas menjual pakaian, songket, sulam, makanan dan jenis dagangan lainnya. Penyelesaian bangunan pasar baru akan dilakukan dalam dua tahun, pada tahun 2018 dianggarkan Rp58,95 miliar dan tahun 2019 sebesar Rp295,62 miliar. 

Desain gedung Pasar Atas, akan menerapkan prinsip bangunan gedung hijau yaitu hemat energi sehingga mengurangi emisi karbon. Selain itu desain pasar akan dibuat menarik sehingga menambah daya tarik wisata Bukittinggi karena lokasinya berada di pusat wisata Jam Gadang.

"Konsep akan disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan dengan melibatkan Pemerintah Daerah," jelas Basuki.

Untuk pembangunan Pasar Johar Semarang dilakukan karena terjadi kebakaran pada tahun 2015 yang menghanguskan dua pertiga bangunan pasar. Pasar Johar yang sudah menjadi pusat perdagangan masyarakat Kota Semarang sejak 1938 juga merupakan bangunan bersejarah. Pembangunan kembali akan dimulai tahun 2019, dengan biaya diperkirakan sebesar Rp174,12 miliar.

Sementara pembangunan Pasar Aksara Medan seluas 1,3 hektar, saat ini tengah dilakukan detail engineering design (DED), dan akan dimulai konstruksinya pada Maret hingga Desember 2019.

Pasar Aksara di Medan mengalami kebakaran pada tanggal 12 Juli 2016. Pedagang yang menjadi korban kebakaran untuk sementara waktu ditampung di badan jalan ex Pasar Aksara, hal ini menyebabkan kemacetan pada titik tersebut.

Pasar Perbatasan sebagai Pusat Ekonomi Baru. Tak hanya di kota, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan tujuh pasar perbatasan sebagai bagian pengembangan kawasan perbatasan sebagai pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Tujuh pasar perbatasan yakni di Skouw Papua, Nanga Badau, Entikong, dan Aruk di Kalimantan Barat, Wini, Motaain dan Pasar Motamasin di Nusa Tenggara Timur.

Pada setiap pasar akan terdiri dari kios tertutup dan lapak terbuka dengan total lapak yang akan tersedia adalah 905 buah. Bangunan pasar juga didesain dengan mengakomodir kearifan budaya lokal dilengkapi landsekap.    

Di Provinsi Papua, Kementerian PUPR membangun Pasar Skouw dengan biaya Rp70,24 miliar, dengan  progres fisik 93,33 persen dan ditargetkan rampung pada tahun 2019. 

"Setelah terbangunnya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua, orang banyak datang ke perbatasan untuk melakukan perdagangan, lalu di PLBN Entikong Kalimantan Barat, sekarang kita buatkan pasar di perbatasan. Itu semua untuk membangun wilayah perbatasan sebagai pusat ekonomi baru," ujar Basuki beberapa waktu lalu.

Di Kalimantan Barat, Pasar Nanga Badau dengan biaya Rp7,33 miliar, progres fisiknya 66,73persen, Pasar Entikong dengan biaya sebesar Rp 27,17 miliar, progres fisik mencapai 55,93 persen dan  Pasar Aruk dengan biaya Rp22,23 miliar progress fisik 71,17 persen. Pasar Nanga Badau akan rampung tahun 2018, sementara Pasar Entinkong dan Pasar Aruk ditargetkan rampung pada tahun 2019.

Di Nusa Tenggara Timur, Pasar WIni dibangun dengan biaya Rp12,82 miliar, saat ini progres sudah 92,12 persen, Pasar Motamasin dibangun dengan biaya Rp9,6 miliar sudah 99 persen, Pasar Motaain dengan biaya Rp14,24 miliar, progres fisik sudah 86,76 persen. Ketiga pasar tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2018. [***/nes]





Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya