Berita

Foto/RMOL

Kesehatan

SHKJ Tingkatkan Kesadaran Pemberian ASI

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 23:48 WIB | LAPORAN:

Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) memperingati Pekan ASI Sedunia 2018 dengan melakukan kegiatan Customer Centric Initiatives pada 1-7 Agustus.

Bertujuan untuk mendukung dan meningkatkan kesadaran para ibu akan pentingnya air susu ibu (ASI) untuk masa depan anak.

Koordinator Klinik Laktasi SHKJ DR. Dr. Naomi Esthernita Dewanto SpA(K) mengatakan, tema Pekan ASI Sedunia tahun ini yaitu Breastfeeding: Foundation of Life merupakan pengakuan akan pentingnya pemenuhan ASI sedari dini untuk masa depan anak yang cemerlang.


"Hal ini karena pemberian ASI eksklusif minimal enam bulan pertama sejak bayi lahir bermanfaat untuk memaksimalkan pertumbuhan bayi, mencegah malnutrisi, mendukung perkembangan otak. Serta menurunkan risiko kelebihan berat badan pada anak," jelasnya di di SHKJ, Jakarta, Senin (6/8).

Naomi menambahkan, ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, termasuk antibodi alami yang dapat melindungi bayi terhadap infeksi atau gangguan kesehatan lain. Pihaknya selalu menyarankan agar semua ibu memberikan ASI eksklusif enam bulan pertama sejak bayi dilahirkan tanpa diberi tambahan makanan dan minuman apapun tetapi dengan pemantauan pertumbuhan yang benar.

"Setelah enam bulan, bayi dapat diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Sementara pemberian ASI tetap diteruskan hingga bayi berusia dua tahun," ujarnya.

Menurut Naomi, Pekan ASI Sedunia yang diselenggarakan SHKJ diperingati dengan ragam kegiatan seperti Pijat ASI Bersama yaitu edukasi menstimulasi ASI yang diperuntukkan bagi pasangan suami istri, Pijat Kaki untuk lbu yaitu kegiatan relaksasi yang dipersembahkan khusus bagi ibu, serta Health Talk bertema ASI sebagai Fondasi Kehidupan bayi.

"Selain itu, para staf SHKJ juga turut ambil bagian dengan pertunjukan flash mob di poli anak untuk menghibur para pasien, terutama ibu dan anak," katanya.

CEO SHKJ Amelia Hendra juga membagi pengalaman sebagai seorang ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif namun tetap berkarir secara aktif.

Dia mengatakan, menjadi tantangan tersendiri bagi seorang ibu yang juga wanita karir untuk terus memegang teguh komitmen memberikan ASI ekslusif selama enam bulan. Selama perjalanan menyusui, dirinya menyadari pentingnya dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan agar ibu dapat nyaman dan bersemangat memberikan ASI eksklusif.

"Dengan kegiatan peringatan Pekan ASI Sedunia ini saya berharap SHKJ dapat terus menjadi institusi pelayanan kesehatan yang dipercaya oleh keluarga. Untuk mendapatkan informasi edukasi dan bahkan pengobatan terbaik untuk ibu dan anak," jelas Amelia. [wah]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya