Berita

Yayan Sopyani Al-Hadi/Rep

Politik

Gen-MU: Jokowi Harus Teruskan Jalan Nawacita Di Periode Kedua

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 15:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk kembali menjadi presiden pada periode mendatang terus mengalir. Jokowi diminta untuk terus melanjutkan 9 program Nawacita sebagai keberlangsungan pembangunan yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila.

Dukungan ini disampaikan Gen-Mu. Gen-MU merupakan jaringan relawan yang dibangun pada aktivis muslim perkotaan dengan pusat koordinasi berada di Jakarta. Dalam waktu dekat, Gen-MU akan dideklarasikan dan akan mengumpulkan ribuan kaum muda dan pelajar Islam di beberapa provinsi di Indonesia.

"Gen-Mu itu bisa generasi kamu atau bisa generasi muda. Atau generasi berkemajuan. Bisa juga diartikan lain selama itu positif sebagai wujud dan partisipasi anak muda pada Indonesia yang lebih maju. Intinya, kami mendukung penuh dua periode Jokowi. Jokowi sudah membangun basis optimisme untuk anak-anak muda di masa depan," kata salah seorang Presidium Gen-Mu, Yayan Sopyani Al-Hadi.


Hal ini disampaikan Yayan, yang juga Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), di Masjid Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat (Senin, 5/8), seperti dalam keterangan tertulis. Selain Yayan, ada empat presidium lain Gen-MU. Mereka adalah Ihsan Tanjung, Muchlas Rawi, Rizaludin Kurniawan dan Herni.

Yayan menjelaskan bahwa dalam menjalankan program Nawacita pertama, Jokowi menyasar tiga fokus utama fundamental. Yaitu alokasi sumber daya, kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan pemberdayaan pelaku ekonomi.

"Secara umum, tiga fokus utama ini sudah berhasil. Jokowi harus meneruskan jalan Nawacita ini di periode kedua," tegas Yayan, yang juga menjadi Caleg DPR RI dari dari Dapil Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Sementara itu, presidium Gen-Mu lainnya, Muchlas Rowie menambahkan, Jokowi juga telah berhasil membangun optimisme di kalangan anak muda. Secara cepat, Jokowi membuat antisipasi untuk menghadapi revolusi industry 4.0.

"Jika tidak direspon secara cepat, revolusi industry 4.0 bisa jadi malah menghantam kita, terutama kalangan muda. Namun dengan program making Indonesia 4.0 dan termasuk juga revitalisasi pendidikan vokasi, kita jadi punya harapan dan optimisme," tuturnya.

Pemilik Monday Media Group ini juga menyebut, Jokowi sudah on the track, terutama soal pentingnya membangun keadaban digital. Seperti juga Jokowi, Gen-Mu sepakat bila di era digital ini kita jangan membangun permusuhan, jangan pula membangun ujaran kebencian.

"Seperti yang seringkali disampaikan Pak Jokowi, Gen-Mu juga sepakat agar di era digital seperti sekarang ini kita jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian. Tapi bangunlah jejak-jejak digital yang baik, yang membangun optimisme bukan sebaliknya," pungkas Muchlas Rowie. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya