Berita

Foto/Net

Otomotif

All New Suzuki Jimny, Makin Gagah

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 08:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memboyong Suzuki Jimny terbaru generasi keempat ke pagelaran Gaikindo. Mobil yang diimpor langsung dari Jepang terlihat gagah dan manis.

All New Suzuki Jimny ini sudah diluncurkan di Jepang pada Juli lalu. Mobil Sport Util­ity Vehicle (SUV) legendaris ini ditawarkan dalam dua varian, yakni Jimny dan Jimny Sierra. Jimny Sierra khusus untuk pasar di luar Jepang dengan meng­gunakan mesin 1.500 cc K15B dan diberikan dua varian, yakni JC dan JL. Mobil sudah berpeng­gerak 4x4.

Presiden Direktur SIS Seiji Itayama mengatakan, Suzuki Jimny terbaru ini sengaja dipa­merkan untuk menarik perhatian pengunjung. Selain itu, untuk melakukan survei kepada kon­sumen tentang mobil ini.


"Kami ingin mendengar pendapat dan masukan kon­sumen Indonesia, jika Jimny masuk ke Indonesia. Misalnya soal harga jualnya, produksinya, dan lain-lain. Tujuannya supaya kami bisa fix-kan soal Jimny di sini," ungkap Itayama di BSD, Tangerang, pekan lalu.

Hal senada dikatakan oleh Presiden Komisaris PT Indo­mobil Sukses International Sub­ronto Laras. Perkenalan kali ini sekaligus untuk melihat animo masyarakat. Apabila minat cu­kup tinggi, tidak menutup ke­mungkinan untuk cepat dijual dan dirakit di Tanah Air.

Soebronto mengatakan, secara konsep Suzuki Jimny cocok dengan konsumen era milenial sehingga model ini bisa menjadi salah satu pilihan konsumen za­man sekarang. Apalagi ketika infrastruktur di Indonesia se­makin baik, sehingga mobil ini bisa dipakai di seluruh pelosok Indonesia.

Suzuki Indonesia ingin sekali bisa memproduksi Jimny di pabrik baru Suzuki, di Bekasi, Jawa Barat. Apalagi tipe mesin­nya sama yang digunakan oleh All New Ertiga, sehingga secara bisnis sangat menguntungkan bagi kami.

"Impian kami bisa produk­si Jimny di Indonesia, sebab pasarnya ada di sini. Jimny 4x4 pernah sukses di Indonesia, akan kami kembalikan lagi," ujarnya.

Subronto melanjutkan, Jimny yang akan dirakit lokal merupa­kan varian Sierra dengan mesin 1.5-liter. Akan tetapi, belum diputuskan apakah tetap ber­penggerak roda 4x2 atau 4x4.

"Kalau 4x4 pajaknya lebih besar lagi, sedangkan kami mengejar harga kompetitif. Se­dang kita pelajari, maka dari itu kita pamerkan Jimny ini di sini (GIIAS)," ujar Subronto.

Meski sudah dibuat di Indone­sia, Subronto pun tidak menja­min jika harga Jimny Sierra akan turun drastis. Namun setidaknya dapat kompetitif untuk pasar otomotif nasional.

"Intinya kan diproduksi di In­donesia, dan itu merupakan satu prestasi juga buat kita. Secara pasar juga sejak dulu sampai sekarang cukup banyak," kata Subronto

Suzuki sendiri punya empat fasilitas pabrik di Indonesia, yaitu Cakung Plant I, Tambun Plant I, Tambun Plant II, dan Cikarang Plant. Suzuki di Indo­nesia setidaknya mampu merakit 1,2 juta unit sepeda motor dan 240.000 unit mobil dalam seta­hun. ***

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya