Berita

Hukum

Buronan Kredit Fiktif BRI Agro Dibekuk

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membekuk buronan kredit fiktif Bank BRI Agro Pekan Baru di Medan.

Syahroni Hidayat sang buronan tertunduk lemas setelah didatangi sejumlah orang di rumahnya kawasan Johor Indah Permai II Blok A no 54 Lingkungan X Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian mengatakan, Syahroni merupakan buronan Kejari Pekanbaru dalam kasus pemberian kredit kepada 18 debitur Non Performing Loan (NPL) pada tahun 2009 yang merugikan negara hingga Rp 5,3 miliar.


"Penangkapan berawal dari informasi masyarakat," katanya seperti dilansir RMOLSumut, Kamis (2/8).

Sumanggar menjelaskan dalam kasus ini ada dua tersangka, namun salah satu seorang bernama Jauhari Y Hasibuan selaku mantan Pegawai PTPN V meninggal dunia.

Pada kasus ini BRI Agro Cabang Pekanbaru mengucurkan dana modal kerja guna pembiayaan dan pemeliharaan Kebun Sawit di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu dengan total plafon sebesar Rp 5,3 Miliar.

Baru muncul masalah di tahun 2015, ternyata lahan yang diagunkan seluas 54 hektar kepada 18 debitur atas insial S tidak bisa dikuasai pihak bank, dan selain itu lahan tersebut masuk kawasan kehutanan sehingga status tanah tidak dapat ditingkatkan menjadi SHM.

Sedangkan tersangka sendiri mengundurkan diri pada 2012 untuk menghilang jejak, masih menurut Sumanggar tersangka selama pelarian melakukan kegiatan jual beli mobil di kawasan Medan.

Untuk sementara Syahroni ditahan di Kejatisu sebelum dibawa ke Pekanbaru.[jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya