Berita

Foto/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Kita Gali Lubang Buat Tutup Jurang

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 14:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Utang Indonesia yang sudah melebihi Rp 5 ribu triliun menjadi indikasi ekonomi Indonesia gagal. Hal itu berimplikasi pada terjadinya krisis besar.

Ekonom senior Rizal Ramli menyatakan, utang itu seperti gali lubang tutup jurang dan hal ini semakin membuat perekonomian nasional terpuruk.

"Bukan gali lubang tutup lubang, ini gali lubang tutup jurang. Karena pinjaman cuma buat nutupin utang yang lain," ujar RR biasa disapa di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8).


Dia menuding para pembantu presiden dalam bidang ekonomi banyak menyampaikan laporan-laporan palsu. Sehingga presiden mempercayai laporan tersebut bahwa perekonomian kita tidak memiliki masalah.

"Pembantunya presiden pada ABS (Asal Bapak Senang). Tapi syukur alhamdulillah akhirnya Pak Presiden mengetahui walaupun telat," bebernya.

Telah berkali-kali, capres rakyat itu menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia sedang parah dan ada krisis besar yang melanda.

"Aneh kalau menterinya bilang tidak terjadi apa-apa, ini kelewat ABS," pungkasnya. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya