Berita

Foto: Net

Politik

Ribuan Kiai Dzikir Bersama Di Istana Nanti Malam

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 06:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ribuan kiai dari penjuru tanah air akan berkumpul di Istana Negara, Jakarta pada malam ini, Rabu (1/8). Mereka akan menggelar acara dzikir dan doa bersama dalam rangka peringatan bulan kemerdekaan RI.

Dzikir dan doa bersama yang diinisiasi Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) ini mengusung tema “Amanah Pemimpinnya, Makmur Rakyatnya, Berkah Negerinya”.

Sekretaris Jenderal PB MDHW Hery Haryanto Azumi mengatakan bahwa acara ini akan dihadiri tak kurang dari 3 ribu peserta yang terdiri dari 2 ribu jamaah dan seribu kiai serta habaib. Para undangan, sambungnya, sudah terkoordinasi dalam undangan yang dibagikan MDHW.


"Antusiasme mengikuti dzikir di Istana Negara besok sangat tinggi. Tapi karena keterbatasan tempat, kami mohon maaf kepada para pihak yang tidak kebagian undangan," tambahnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (31/7).

Melihat animo yang tinggi dari masyarakat, Hery mengatakan bahwa pihaknya berencana turut menggelar dzikir dan doa bersama di setiap provinsi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al-Husna, Jawa Timur, KH Ali Maschan Moesa menjelaskan kegiatan ini sangat positif karena dengan berdzikir manusia akan mengingat kepada penciptanya, Allah SWT.

”Pada prinsipnya, dzikir adalah cara kita (umat Islam) mengingat Allah. Ini sangat positif untuk dijadikan tradisi dan upaya membangun bangsa yang religius,” jelasnya.

Dia juga menepis anggapan bahwa dzikir ini bermuatan politis. Menurutnya, sesama manusia tidak diperkenankan untuk saling menghakimi. Masalah hati, utamanya tentang dukungan pilpres, harus dikembalikan kepada hati masing-masing manusia.

”Kita kembalikan saja pada hati masing-masing. Kita datang untuk apa? Berdzikir mengingat Allah, biarkan saja ada yang ngomong itu agenda politik dan sebagainya,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya