Berita

Prabowo SubiantoNet

Politik

Prabowo Subianto Seakan Ditakdirkan Menjadi Juru Taktik

SENIN, 30 JULI 2018 | 01:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pernyataan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang bersedia mendukung satu tokoh untuk maju di Pilpres 2019  seakan menjawab permintaan sejumlah elemen untuk menginginkan Prabowo menjadi juru taktik atau king maker di Pilpres.

Pengamat politik dari Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai pernyataan tersebut memberi makna bahwa Prabowo legowo untuk tidak lagi menjadi Capres.

"Karena banyak kalangan ingin Prabowo tampil menjadi king maker saja di pilpres 2019. Masa Prabowo dianggap sudah selesai dan berat melawan Jokowi," ujar Adi dalam pesan tertulisnya, Minggu (29/7).


Adi menambahkan keahlian Prabowo sebagai king maker, tidak perlu diragukan. Dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta, calon yang diusung mampu dimenangkan.

"Banyak kisah sukses yang bisa dijelaskan ketika Prabowo  tambil sebagai dalang politik. Dua peristiwa politik paling fenomenal ialah keberhasilan mengantarkan Jokowi dan Anies Baswedan ke singgana DKI-1," urainya.

Sambung Adi, bukan tidak mungkin tangan dingin Prabowo dalam mengatur strategi akan berbuah manis dalam gelaran Pilpres 2019. Bahkan menurutnya, Prabowo seakan ditakdirkan hanya sebagai juru taktik pemenangan.

Ia punya opsi capres dan cawapres jauh lebih menarik untuk mengalahkan Jokowi. Misalnya saja, parpol koalisi penantang mantan wali kota Surakarta itu memberikan tiket rekomendasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY).

"Opsi Anies-AHY jauh relastis, mengingat Prabowo siap legowo tak nyapres kalau ada figur lebih baik dan didukung oleh parpol koalisi," ujar Adi. [nes]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya