Berita

Foto: Net

Politik

Ketum PSI: Jokowi Selalu Menghargai Lawan Bicara

MINGGU, 29 JULI 2018 | 05:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tiga ketua umum partai pendukung non parlemen dikumpulkan petahana Joko Widodo di Istana Bogor, Sabtu (29/7). Mereka antara lain Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, dan Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Kesan mendalam dirasakan Grace Natalie usai pertemuan tersebut. Dia bahkan mengunggah foto dirinya bersama Jokowi dalam akun Instagram pribadinya @Gracenat, Sabtu (28/7).

Dalam unggahan itu, dia mengaku selalu merasa memiliki kesan mendalam setiap bertemu dengan Jokowi. Kepribadian Jokowi yang hangat dan menghargai lawan bicara menjadi alasannya.


“Kepribadiannya yang selalu hangat, menghargai lawan bicara yang jauh lebih muda sekalipun, dan rendah hati membuat orang merasa mendapat perhatian penuh dari beliau,” ujarnya.

Grace kemudian bercerita bahwa sepanjang pengalamannya menjadi wartawan hingga terjun ke dunia politik, dia mengaku telah menemui banyak orang dengan beragam karakter dan profesi. Mulai pejabat, konglomerat, penegak hukum, kriminal, tokoh masyarakat, pedagang pasar, anggota dewan yang terhormat, hingga pemulung yang tinggal di tempat pembuangan sampah akhir. Tapi, dia mengaku belum pernah menemui orang yang seperti Jokowi.

"Kalau yang lebih kaya banyak, yang (merasa) lebih pintar banyak, yang (merasa) lebih pengalaman banyak, apalagi yang merasa paling benar, wah berlimpah stoknya," sambungnya.

Jokowi, lanjut Grace, selalu memberikan pelajaran bahwa kepercayaan, rasa hormat, dukungan, dan loyalitas tidak ditentukan dari berapa lama pertemanan, berapa banyak harta, jabatan, atau kekuasaan yang dimiliki.

“Hal-hal itu akan kita dapatkan dengan sendirinya ketika bisa menyentuh hatinya dengan memperlakukan ia sebagaimana kita sendiri ingin diperlakukan,” jelasnya.

Jokowi, sambung Grace, menggunakan pendekatan nguwongke atau memanusiakan manusia. Pendekatan ini memang terdengar sederhana, tapi baginya susah ditemukan di dunianyata.

"Mungkin kedengeran simple ya. Memang bukan rocket science sih. Tapi kok nyatanya enggak banyak yang bisa begitu," demikian Grace. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya