Berita

Properti

Pembangunan Super Blok Daan Mogot City Bakal Selesai Lebih Cepat

SABTU, 28 JULI 2018 | 06:07 WIB | LAPORAN:

Seiring dengan kelesuan ekonomi belakangan ini yang berdampak pada perlambatan bisnis properti, tak secara otomatis membuat proyek yang dikembangkan sejumlah developer kehabisan "energi" untuk terus membangun. Nyatanya ada juga pengembang yang justru berlari kencang menuntaskan pembangunan proyeknya sesuai jadwal bahkan lebih cepat dari rencana.

Salah satunya adalah proyek Daan Mogot City (Damoci), proyek superblok yang dikembangkan oleh China Communication Construction Group (CCCG) yang merupakan 91st Fortune Global Companies, lewat anak perusahaannya yang bernama PT China Harbour Jakarta Real Estate Development. Dalam masterplan-nya, CCCG akan membangun 7 menara apartemen serta area pusat perbelanjaan di lahan seluas 16 hektare pada tahap pertama di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Menurut Shen Chao, selaku CEO Daan Mogot City, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pembangunan sesuai jadwal. Mulai dari melakukan groundbreaking di April 2017 untuk 4 tower pertama yaitu Albatross, Bluejay, Canary dan Dove; dengan jangka waktu 15 bulan sudah mencapai lantai 22. "Kalau lihat dari progresnya justru 15% lebih cepat dari deadline. Karena kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek kami tepat waktu dan memberikan kepuasan kepada customer-customer kami yang sudah beli," ujarnya.


Billy Tanutama, selaku General Manager Sales & Marketing, menambahkan bahwa dengan proses pembangunan yang berjalan seperti saat ini, Ia optimistis bahwa Damoci akan dapat melakukan topping off tower pertama di bulan Oktober 2018. "Untuk tower pertama itu totalnya mencapai 31 lantai," imbuhnya.

Dalam memasarkan proyeknya, Damoci juga melakukan sejumlah promosi marketing guna menarik peminat. Misalnya dengan meluncurkan program marketing DP 0%. Dan cara itu dirasa cukup ampuh, terlihat dari peminat DP 0% pada proyek damoci yang cukup tinggi.

"Dari data cara bayar customer kami, ditemukan bahwa 67% customers kami memilih cara bayar KPA, diikuti dengan posisi seimbang antara hardcash dan installment yaitu 21%. Dengan ini dapat kami katakan bahwa DP 0% sangat digandrungi masyarakat & demand untuk hunian bagi masyarakat Jakarta masih sangat tinggi sehingga mereka memilih KPA karena cicilan yang ringan," kata Billy.

"Dikarenakan program ini peminatnya masih tinggi maka promo DP 0% akan diperpanjang hingga akhir Juli 2018, dan ditutup dengan acara Customer Gathering kami pada hari Minggu, 29 Juli 2018 di Marketing Gallery Daan Mogot City," tambahnya. [rry]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya