Berita

Foto/Net

Hukum

Polri Tantang Novel Baswedan Sebut Nama Jenderal Di Kasusnya

JUMAT, 27 JULI 2018 | 22:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sampai saat ini belum terungkap. Bahkan Novel pernah menyatakan kasusnya sulit terungkap lantaran ada jenderal di Korps Bhayangkara yang terlibat di dalamnya.

"Buktikan sebut. Kita cantumkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Gak bisa juga kita katanya-katanya. Ini kan proses hukum, fakta hukum, gak bisa kita berasumsi, nanti ada fitnah," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mochammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/7).

Untuk itu rencananya, kata Iqbal, penyidik Polda Metro Jaya akan kembali menjadwalkan pemanggilan Novel Baswedan untuk dimintai keterangan tambahan.


"Kita akan koordinasi juga kapan NB dapat datang," tegas Iqbal.

Pada prinsipnya, sambung Iqbal, Polda Metro Jaya serius dalam upaya mengungkap kasus penyiraman air keras yang sudah dua tahun lebih tidak dapat ditemukan siapa palaku maupun aktor dibaliknya ini. Menurut Iqbal, lama atau cepatnya pengungkapan satu kasus tergantung karakteristik yang tidak bisa digeneralisir.

"Ada juga kasus yang lima tahun belum terungkap, ada. Banyak," demikian Iqbal. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya