Berita

Moeldoko/Net

Politik

Negara Fokus Hadirkan Kesejahteraan Dan Keamanan Di Perbatasan

KAMIS, 26 JULI 2018 | 23:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan yang tengah digalakkan di wilayah perbatasan merupakan cara negara menghadirkan keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat tanpa terkecuali.

Apalagi, kedaulatan bagi warga perbatasan bukan sebatas masalah keamanan, melainkan juga kesejahteraan.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) TNI Moeldoko menjelaskan bahwa kesejahteraan yang didapat dari pembangunan itu juga bisa menumbuhkan rasa nasionalisme mereka.


“Khususnya agar mereka juga terus merasa sebagai bagian dari bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, masalah di perbatasan tidak bisa dihindarkan di Indonesia. Sebab, bentang garis perbatasan Indonesia dengan negara lain amat luas. Mulai dari pergeseran patok, sampai kejahatan transnasional berupa penyelundupan atau imigran ilegal.

Untuk menghadapi hal tersebut, pemerintah menggunakan dua model pendekatan, yaitu kesejahteraan dan keamanan.

“Kurang tepat bila batas negara dikelola dari sisi keamanan saja,” kata mantan Panglima TNI tersebut.

Moeldoko yang pernah menjadi Panglima Daerah Militer Tanjungpura, di daerah perbatasan dengan Malaysia menjelaskan bahwa pendekatan keamanan akan terbilang boros. Ini lantaran negara harus menempatkan personil militer dan alat utama sistem pertahanan (alutsista) di sepanjang 2000 km perbatasan antara Kalimantan dengan Malaysia.

Berbanding terbalik jika pendekatan itu dibarengi dengan basis perekonomian. Atas dasar pertimbangan itu pula lah, tahun ini pemerintah membangun empat pasar bernama Toko Indonesia di Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya terjamin, hidup dengan baik,” kata Moeldoko.

Dua pendekatan ini bahkan sudah dirasa benar oleh anggota dewan. Anggota Komisi V DPR, Syarif Abdullah Alkadrie memastikan pembangunan hingga ke daerah perbatasan memiliki banyak manfaat bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Pembangunan infrastruktur telah mempermudah akses dan memperpendek jarak tempuh masyarakat.

“Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi selama tiga tahun patut didukung penuh,” ujar politisi Nasdem itu. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya