Berita

Foto/RMOL

Politik

Demokrat: Jokowi, Janjinya Trisakti Buktinya Trisakit

KAMIS, 26 JULI 2018 | 14:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Istilah Trisakti yang menjiplak konsep Bung Karno di era 1960-an dengan isinya berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian kebudayaan telah membawa Jokowi mendapat banyak apresiasi dari rakyat Indonesia pada 2014 lalu.

Pasalnya, menurut politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, konsep yang didengungkan Jokowi itu sarat akan nilai-nilai kejayaan bangsa Indonesia di kancah dunia internasional. Namun janji tinggal sebatas di bibir, konsep tersebut entah seperti apa kelanjutannya.

Dalam fenomena divestasi Freeport, Ferdinand pun mengkritisi keras kebijakan pemerintah Jokowi yang dikaitkan dengan konsep Trisakti.


"Dulu waktu didengungkan, wiiih saya kira bagus ini konsep Trisakti. Yang ada kita sekarang jadi Trisakit," seloroh Ferdinand saat diskusi publik soal Freeport di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (26/7).

Ferdinand yang juga menjadi Direktur Energy Watch Indonesia itu menyatakan, dalam narasi yang dibangun oleh pemerintah soal Freeport telah menghancurkan nalar bangsa Indonesia.

Jurubicara partai berlambang mercy ini pun heran dengan sikap pemerintah yang mengklaim soal keberhasilan divestasi Freeport, padahal nyatanya pemerintah RI yang justru kembali mengeluarkan uang untuk Freeport.

"Narasi yang dibangun pemerintah katanya berhasil merebut Freeport habis banyak mendapat pujian. Mana kok kita yang suruh bayar, nalarnya dimana," tukas dia. [fiq]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya