Berita

Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

Revolusi Mental Jokowi Bikin Bangsa Bermental Budak

KAMIS, 26 JULI 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan revolusi mental yang didengungkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) senafas dengan konsep Trisakti Bung Karno nyatanya tidak demikian.

"Awalnya saya kira revolusi mental program Pak Jokowi itu melahirkan para pejuang, nasionalis dan kaum patriot nyatanya malah jadi mental inlander," kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (26/7).

Hal itu dia sampaikan saat mengulas divestasi PT Freeport Indonesia yang menurutnya penuh kejanggalan akibat terbangunnya mental inlander atau budak.


Menurut Ferdinand, dalam kebijakan pengelolaan saham Freeport, pemerintah justru mengemis dan membayar kepada perusahaan milik Amerika Serikat itu. Padahal seluruh asetnya berada di Indonesia.

"Narasi yang dibangun pemerintah katanya merebut dan mencaplok. Logika saya itu sangat punya nyali, tapi ini ujung-ujungnya kita bayar dan ngutang lagi," tegasnya. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya