Berita

Wirendra Tjakrawerdaja/Net

Politik

Generasi Milenial Harus Mulai Peduli Dunia Pertanian

SELASA, 24 JULI 2018 | 23:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia pernah dikenal sebagai negara agraris yang mampu berswasembada pangan. Namun demikian, hal tersebut kini tinggal kenangan. Bahkan kalangan generasi muda tidak lagi menganggap pertanian sebagai bidang yang pantas untuk digeluti.

Fungsionaris Partai Golkar Wirendra Tjakrawerdaja mengaku prihatin dengan anggapan generasi milenial yang melihat pertanian hanya terfokus pada masalah petani dan padi. Padahal cakupan pertanian luar biasa besar. Lantaran mencakup soal perkebunan, peternakan, hingga perikanan.

Untuk itu dia berharap agar generasi muda mulai mengubah mindset tentang dunia pertanian. Generasi muda mau peduli dan menggeluti bidang yang dulu menjadi andalan Indonesia itu.


"Bukankah mayoritas masyarakat hidup di sektor pertanian? saya pikir pola pikir generasi muda sekarang harus diubah tentang pertanian," ujar Wirendra dalam keterangan tertulisnya, Selada (24/7).

Selain itu, Wirendra menyebut bahwa partai memiliki peran penting dalam menggaungkan dan meningkatkan animo masyarakat dalam dunia pertanian.

Dia berharap, pada Pemilu 2019 mendatang, Partai Golkar bisa menjadi partai yang merepresentasikan kaum tani.

“Partai Golkar harus lebih intens untuk menangani persoalan pertanian. Karena ketahanan pangan nasional adalah faktor penting dalam hal ketahanan nasional,” lanjut caleg Partai Golkar dari Dapil Jateng 8 (Cilacap dan Banyumas) ini.

Indonesia, sambungnya, harus bisa swasembada pangan di berbabgai komoditas pada beberapa tahun ke depan. Apalagi, kini pemerintah cukup sukses meningkatkan produktivitas beras dan komoditi hortikultura, seperti bawang putih hingga bawang merah.

"Kabar baiknya, perlahan-lahan mulai bisa ekspor. Itu artinya terjadi surplus untuk beberapa komoditas. Ini wajib kita pertahankan dan tingkatkan," pungkasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya