Berita

Susy Susanti/Net

Olahraga

Indonesia Lampaui Target Medali

Asia Junior Championships
SELASA, 24 JULI 2018 | 10:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Indonesia sukses melampaui target perolehan medali di ajang Asia Junior Championships 2018.

Kepala bidang pembinaan dan prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan, sebelumnya tim Garuda hanya ditarget satu medali, mengingat persaingan bulutangkis dunia, khususnya di Asia yang semakin ketat dan merata.

"Dari awal target kami satu medali saja, saya tidak mau muluk-muluk, karena persaingan kan juga ketat. Kalau tahun lalu ganda campuran, tahun ini ganda putri, artinya perkembangan tiap sektor cukup bagus. Mudah-mudahan hasil ini menjadi bahan yang bagus untuk persiapan ke kejuaraan dunia junior," kata Susy dilansir bad­mintonindonesia.org kemarin.


Seperti diketahui, Indonesia berhasil membawa pulang empat medali di Asia Junior Championships 2018. Masing-masing satu emas dan tiga perunggu.

Satu emas diperoleh dari ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto, sedang­kan tiga perunggu dari Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, Pramudya Kusumawardana/ Ghifari Anandaffa Prihardika dan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Febriana/Ribka sukses men­jadi juara, setelah menang dua game langsung dari pasangan Malaysia, Pearly Koong Le Tan/ Ee Wei Toh, 21-12 dan 21-16. Tan/Toh sendiri sebelumnya mengalahkan pasangan Agatha/ Fadia di babak semifinal.

"Di ganda putri hasilnya cu­kup bagus, karena selain juara juga ada Agatha/Fadia yang di semifinal, dan sudah mulai masuk ke senior. Mudah-mudahan ada satu lagi pemain muda yang terus meningkat secara prestasi dan membawa angin segar buat bulutangkis Indonesia," harap Susy.

Ke depan, Susy mengaku masih punya sejumlah pekerjaan rumah membenahi bulungkis junior Indonesia. Tugas itu terus dikebut, jelang kejuaraan dunia junior.

"Tunggal putri, setelah Gregoria juara dunia, tentunya kami juga harus mempersiapkan yang lebih baik lagi menuju kejuaraan dunia junior," ujarnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya