Berita

Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh: Kalau Pancasila Dibilang Usang, Lawan!

JUMAT, 20 JULI 2018 | 23:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pendidikan dan pelatihan 1.500 kader Komando Strategis Nasdem (Kostranas) angkatan pertama resmi dibuka Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Akademi Bela Negara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).

Dalam sambutannya, Surya meminta kepada kader Kostranas untuk belajar mencintai negeri ini di atas berbagai kepentingan lain. Baginya, Indonesia hanya bisa maju jika segenap anak bangsa bersatu mencintai negeri dan terus berkarya.

"Persoalan besar yang kita hadapi adalah ketika sebagian saudara-saudara kita semakin hari dalam pergulatan tuntutan kehidupan sehari-harinya, mereka mulai melalaikan peran dan fungsi arti keberadaan mereka sebagai anak negeri. Indonesia harus menjadi landasan masa depan bagi kita semua," kata Surya dalam keterangannya.


Secara khusus dia mengimbau agar kader Kostranas terus mengampanyekan Pancasila, semangat kebinnekaan dan UUD 1945. Tidak tanggung-tanggung, Surya menginstruksikan kepada kader untuk berani melawan mereka yang ingin merusak ketiga unsur pemersatu bangsa tersebut.

"Kalau ada bilang Pancasila sebuah ideologi usang, lawan," tegas Surya.

Sementara itu, Komandan Kostranas Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa kader yang direkrut organisasi sayap Nasdem itu berasal dari kalangan menengah ke bawah. Nantinya peserta akan mendapat pelatihan tentang nasionalisme dan patriotik.

"Anak-anak ini dari sudut lorong, dia yang sering bicara dengan tanah dan bersentuhan dengan air, berbicara dengan api. Hari ini mereka akan belajar bersentuhan dengan idealisme bangsa, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI secara utuh," jelas pria yang akrab disapa SYL itu.

Dia memastikan para kader yang terlahir dalam kaderisasi ini akan menjadi pemuda yang loyal pada tanah air.

“Tegak lurus, seperti anak-anak tentara yang cinta Tanah Air," kata mantan gubernur Sulsel ini.

Sementara menanggapi perintah Surya Paloh untuk melawan pihak-pihak yang menyebut Pancasila sebagai ideologi usang, SYL memastikan kadernya siap melaksanakan instruksi tersebut.

"Jadi kalau Pak Ketum perintahnya tabrak, mereka pasti tabrak. Ini pasukan Pak Surya Paloh yang tegak lurus," tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya