Berita

Catur Puji Santoso/RMOL

Pertahanan

Pusdik Penerbang Ternyata Belum Dikenal Luas Masyarakat

JUMAT, 20 JULI 2018 | 11:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pusat Pendidikan Penerbangan TNI AD (Pusdik Penerbad) merupakan gugus tugas yang berada di bawah Pusnerbad yang memiliki fungsi utama dalam membina SDM penerbang TNI AD.

Berdiri sejak 4 Desember 1965, Pusdik Penerbad sebagai kawah candradimuka penerbang AD telah mencetak banyak penerbang yang andal dan mengikuti berbagai operasi baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)

"Tugas utama kita mempersiapkan penerbang AD yang profesional," kata Danpusdik Penerbad Kolonel CPN Catur Puji Santoso saat menerima wartawan di Pusdik Penerbad, Semarang, Jawa Tengah, Jumat pagi (20/7).


Dalam kesempatan menerima kunjungan wartawan tersebut, Catur menjelaskan soal kegiatan dan lingkungan Pusdik Penerbad.

Dia pun mengajak para wartawan berkeliling Pusdik Penerbad untuk melihat langsung kegiatan pendidikan dan latihan dari calon penerbang AD.

Catur menjelaskan, lingkungan Pusdik Penerbad yang berada di dalam Penerbad telah dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang kebutuhan latihan. Di antaranya simulator, pesawat latih, ruang kelas dan sebagainya.
Keberadaan Pusdik Penerbad sendiri diakuinya belum banyak diketahui masyarakat umum.

"Masyarakat di Semarang sendiri masih awam dengan Penerbad, itu milik TNI AU atau TNI AD," pungkasnya.

Setiap tahunnya, jumlah siswa yang dididik di Pusdik Penerbad mencapai 30 orang dari Taruna dan Bintara. Mereka mengikuti pendidikan setelah lulus seleksi secara ketat di masing-masing pendidikan awalnya. [wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya