Berita

Eva Kusuma Sundari (tengah)/RMOL

Politik

Secara Tidak Langsung Politisi Kutu Loncat Mengganggu Kinerja Dewan

JUMAT, 20 JULI 2018 | 03:11 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Fenomena politisi kutu loncat yang belakangan semakin banyak terlihat dalam proses pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) Pemilu 2019, bukan karena lemahnya penanaman ideologi partai.

Demikian disampaikan Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari dalam diskusi "Bacaleg Lompat Partai, DPR Banjir PAW, Ganggu kinerja?" di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7).

"Omongan ideologi tidak relevan. Dari analogi teori imigrasi yang saya yakini, fenomena ini ada karena semata-mata kebutuhan untuk bertahan di dalam politik," ujar Eva.


Anggota Komisi XI DPR ini menambahkan, fenomena politisi kutu loncat juga secara tidak langsung mempengaruhi terhadap kinerja Parlemen ke depannya.

"Saya merasa sudah lama kinerja kita tidak terlalu bagus meskipun masuk ke politik walaupun tidak dengan migrasi atau transfer. Itu untuk mencapai kuorum di rapat-rapat saja sudah berat, jadi ditambah dengan migrasi yang luar biasa, ini akan bertambah tidak bagus, jadi bukan mengganggu tetapi nambah tidak bagus kinerjanya," pungkas Eva. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya