Berita

Foto/Net

Bisnis

Kemiskinan Rawan Naik Lagi

Turun Efek Banjir Bansos Jelang Pemilu
RABU, 18 JULI 2018 | 10:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Masyarakat jangan puas dulu dengan penurunan kemiskinan. Sebab, penurunan tersebut bersifat sementara.

Ekonom Universitas Indone­sia (UI) Telisa Aulia Falianty menerangkan, penurunan kemiskinan disebabkan pemerintah jor-joran memberikan bantuan sosial (bansos). Dan, pemberian bansos tersebut bersinggungan dengan kebi­jakan populis karena tahun politik.

"Sekarang jor-joran menu­runkan kemiskinan karena tahun politik. Nanti kalau sudah tidak tahun politik, bisa saja bansos berkurang sehingga kemiskinan meningkat lagi," ujar Telisa di Jakarta, kemarin.


Dia khawatir, besarnya alokasi anggaran bansos untuk menurunkan tingkat kemiski­nan akan membuat APBN semakin berat. Dampaknya, pemerintah menutup beban itu dengan menambah utang.

"Saat ini saja APBN se­dang berutang, maka jangan memaksa diri memperbesar bansos yang ditalangi dengan utang. Harus cari balance agar produktif bansosnya," ingat Telisa.

Menurut Telisa, pengen­tasan kemiskinan jangka pan­jang bisa dilakukan pemerin­tah dengan memaksimalkan infrastruktur yang tengah di­percepat. dengan membangun embung, irigasi, jalan tol untuk akses logistik, dan lainnya.

Selain itu, memaksimal­kan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sehingga menjadi sumber pekerjaan baru bagi masyarakat. Dengan begitu, tingkat pendapatan bisa meningkat dan menurunkan kemiskinan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhi­ma Yudhistira Adhinegara juga mengkritisi penurunan kemiskinan. Menurutnya, penurunan kemiskinan yang digadang-gadang pemerintah sebagai prestasi, semu. "Wa­jar kemiskinan turun karena masyarakat banjir dana ban­sos," katanya.

Dia merinci, kemiskinan turun disebabkan beberapa faktor. Antara lain, program beras sejahtera serta bantuan pangan non tunai berhasil di­distribusikan tepat waktu. Selain itu, bantuan sosial tunai pemerintah naik 87,6 persen pada triwulan pertama tahun ini. Kemudian, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei dilakukan saat masa panen raya. Apalagi, sebagian besar penduduk miskin banyak bekerja di sektor pertanian.

"Karena surveinya saat panen raya, pendapatan petani atau pekerja di sektor pertanian tentu ikut naik," terangnya.

Bhima juga menyoroti penu­runan ketimpangan. Dia men­duga, penurunan disebabkan orang kaya menahan belanja. Hal itu bisa dilihat dari angka pengeluaran penduduk 20 persen teratas berkurang dari 46,40 persen menjadi 46,09 persen. Sementara itu, porsi kelompok 40 persen dengan pengeluaran terbawah naik dari 17,12 persen ke 17,29 persen dalam satu tahun tera­khir.

"Mengapa pengeluaran kelas bawah naik. Ya karena didorong adanya bantuan sosial dan beras sejahtera yang jumlahnya naik signfikan. Ketimpangan seolah-olah turun tapi sebenarnya semu," pungkasnya. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya