Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Tiga Solusi Berusaha Dari Aplikasi MyUKM

SELASA, 17 JULI 2018 | 14:37 WIB | LAPORAN:

PT Tetap Terus Terang meminta Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia untuk bekerja sama dengan mereka dalam mempermudah para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui aplikasi MyUKM.

General Manager PT Tetap Terus Terang, Aldi Restu Pramanda menegaskan kerja sama ini penting. Karena aplikasi yang ditawarkan sesungguhnya memberikan tiga solusi bagi pelaku usaha, pemodal dan pemerintah sendiri.

Pertama registrasi. Menurut dia, jika LAN berkenan, aplikasi MyUKM akan mengeluarkan sebuah fitur perizinan bagi UMKM pada saat sang pelaku usaha mengisi formulir pendaftaran disitu. Pelaku usaha tak perlu lagi mendaftar ke kantor LAN.


"Nanti kami bisa membantu untuk memasarkan usahanya," jelasnya dalam rapat di Gedung Makarti Bhakti Nagari, Kampus PPLPN LAN, Jakarta Pusat, Selasa pagi (17/7).

Solusi yang kedua menurut dia adalah analitik konsumen. Ia menjelaskan, dalam aplikasi itu juga mempermudah para konsumen dalam membeli barang kebutuhan mereka. Otomatis juga mempermudah para pelaku usaha dalam menentukan segmentasi pasar.

"Kira-kira barang saya yang beli dari mana sih. Ini bisa mengurangi resiko pengiriman barang menjadi lama. Kita bisa melihat orang itu melakukan pembelian dari mana, melakukan pembelian apa aja," urainya.

Yang terakhir, yakni analitik UKM. Analitik UKM kata dia untuk mendapatkan analisa dan perilaku dan kegiatan dari UKM itu sendiri. Misalkan, lanjutnya seorang pelaku UKM membutuhkan modal usaha sebesar Rp 50 juta, namun yang bersangkutan masih merasa kesulitan mendapatkan modal dari Bank. Nah, aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu mencari para investor.

"Dia pengen ada investor lima orang aja. Berarti masing-masing 10 juta. Dia posting produk-produknya, informasi nya apa aja, keuntungannya berapa persen. Kebayang jika ada UKM kita bisa bermain investasi disitu. Misalkan UMKM-nya dari Bandung. Kan orang Bandung bisa main, bisa survei langsung, permintaannya sekian, keuntungannya sekian," terangnya.

Polanya, tambah Aldi, yakni seperti seseorang yang memiliki sebidang sawah. Pemodal bisa mengetahui dengan luas sawah sekian hektar, dia tentu bisa mengetahui seberapa banyak padi yang akan dihasilkan dan keuntungan yang akan diperoleh selama enam bulan ke depan.

"Kami putarkan, kami bagikan ke UKM. Kebayang berapa banyak produk yang orang bisa bermain disitu. Tanpa bunga sama sekali. Karena orang sudah langsung ngecek. Terlepas dari itu nanti memang ada agreement personal, tapi tetap lewat MyUKM. Ini saya sebagai investor tertarik. Tolong alihkan dananya ke Pak Afandi misalkan," imbuhnya.

Nah, pada saat pemodal setuju, pihaknya pun akan mencari tahu investor bersangkutan.

"Bapak Pak Afandi kan? Apa yang Bapak butuhkan, saya butuh tali sepatu, kita search lagi di aplikasi kita, ada UKM nih yang jual tali sepatu di aplikasi kita. Jadi kita langsung berputar disitu. Jadi teman-teman UKM kita nanti yang berputar," tuturnya. [wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya