Berita

Prabowo Subianto/Net

Otomotif

Prabowo Kantongi Tiket Capres, Partai Lain Diajak Gabung

SELASA, 17 JULI 2018 | 06:47 WIB | LAPORAN:

Hasil pertemuan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Amanat Nasioanl (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Ketua Umum Partai Gerindra Probowo di kediaman Prabowo, Sabtu (14/7) lalu, di Jalan Kertanegara, Jakarta Pusat, memberikan tiket capres (calon presiden) kepada Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan Jurubicara Tim Pemenangan Partai Gerindra Anggawira dalam keterangannya, Selasa (17/7).

"Dengan pertemuan itu Gerindra, PAN, dan PKS mengerucutkan langkah untuk berkoalisi dan mengundang partai lain untuk bergabung," kata Anggawira.


Adapun mengenai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo, lanjutnya, dibicarakan pada pertemuan berikutnya, termasuk mengenai rancangan kabinet yang tentunya akan fokus dalam pembenahan ekonomi.

"Dan tentunya memperhatikan aspirasi dari tiga partai (Gerindra-PAN-PKS) yang berkoalisi," kata Anggawira.

Anggawira optimis ketua umum partainya tersebut akan mendapatkan amanah rakyat untuk memimpin Indonesia pada periode mendatangkan. Ia menyebutkan survei terakhir yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) elektabilitas Jokowi di bawah 50 persen. Sementara kampanye dengan hastag #2019gantipresiden semakin disukai sebanyak 60,5 persen.

"Kami optimis Prabowo mendapat amanah rakyat untuk membawa Indonesia sejahtera. Tiada yang tidak mungkin dalam hidup ini, selalu terbuka peluang untuk kepemimpinan baru," imbuh Anggawira.

Berdasarkan survei LSI itu pun pemilih loyal Jokowi hanya 32 persen. Sedangkan pemilih loyal yang akan memilih selain Jokowi sudah mencapai 30,5 persen.

Survei ini dilakukan pada 28 Juni – 5 Juli 2018 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang. Sementara medote yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen. [wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya