Berita

Basuki Hadimuljono/Net

Advertorial

Menteri Basuki: Orang PU Harus Ikhlas Bekerja

SELASA, 17 JULI 2018 | 04:34 WIB | LAPORAN:

. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter para generasi muda di Kementerian PUPR yang akan berperan dalam pembangunan bangsa melalui penyediaan infrastruktur.

Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo agar generasi muda tidak gentar dengan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Presiden Jokowi mengatakan ada empat hal yang diperlukan untuk dimiliki generasi muda yaitu produktivitas, etos kerja, elan atau semangat juang, dan disiplin.

Demikian juga dengan generasi muda yang berkiprah di Kementerian PUPR. Dengan lingkup dan wilayah kerja yang luas hingga ke perbatasan, pulau terdepan dan terpencil, bekerja tuntas dan ikhlas menjadi hal yang paling ditekankan.


"Orang PU harus ikhlas bekerja. Ikhlas akan mendatangkan kebahagiaan bagi kita karena tugas yang harus diselesaikan banyak. Kita seringkali membutuhkan jam kerja melebihi waktu normal," kata Menteri Basuki di hadapan generasi muda PUPR di Jakarta pada akhir peken lalu.

Tidak hanya ikhlas, dalam bekerja insan PUPR harus memegang teguh empat budaya kerja (corporate culture) Kementerian PUPR yakni mission oriented dimana tidak akan berhenti sebelum pekerjaan selesai, bekerja sebagai sebuah tim (team work), professional, dan akhlakul karimah.

"Akhlakul karimah adalah dimanapun kita berada, membuat orang disekitar merasa aman, nyaman dan bermanfaat orang lain," kata Menteri Basuki.  

Generasi muda PUPR sudah menunjukan determinasinya memegang nilai budaya kerja mission oriented. Misalnya peristiwa Brexit saat mudik Lebaran tahun 2016, menjadi pelajaran berharga untuk tidak terulang. Kementerian PUPR segera merespon dengan membangun 4 flyover dalam waktu 6 bulan untuk memperlancar lalu lintas Lebaran tahun 2017 dari Prupuk yang menuju Purwokerto.

"Proyek tersebut dipimpin oleh generasi muda dan menjadi salah satu pegawai muda teladan Kementerian PUPR," kata Menteri Basuki.  

Semangat menuntaskan misi juga dilakukan untuk mencapai target fungsional Jembatan Kali Kuto yang berada di ruas tol Batang-Semarang untuk bisa dilewati arus mudik Lebaran 2018 pada H-2. Hal yang juga terjadi pada proyek pembangunan venue Asian Games 2018, seperti Venue Jetski dan Layar.

"Kita terus bekerja jelang libur Idul Fitri 2018," ujarnya.

Menteri Basuki juga berbagi pengalamannya pada saat mengambil keputusan menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi layang di Indonesia. Keputusan tersebut diumumkan pada 20 Februari 2018, sementara Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Papua akan melakukan pengangkatan bentang utama Jembatan Holtekamp pada 21 Februari 2018.

"Pada saat pengangkatan dihadiri oleh Dirjen Bina Marga, Direktur Jembatan, Kepala Balitbang yang juga anggota Komite Keselamatan Konstruksi. Pengangkatan akan dilakukan pukul 10.00. Saya gelisah, kemudian saya Sholat dan berdoa. Alhamdulillah berjalan lancar," terangnya.

Sikap pantang menyerah juga harus dimiliki generasi muda PUPR, meskipun harus ditugaskan hingga pelosok bahkan di pegunungan dan perbatasan Papua dengan risiko keamanan tinggi.

"Beberapa pegawai maupun kontraktor PU menjadi korban penyanderaan, namun kita tidak menyerah dengan segala upaya kita terus bekerja bersama TNI," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki berbagi pengalaman dalam melaksanakan tugasnya terutama dalam penanganan bencana seperti rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tsunami di Aceh, semburan lumpur Sidoarjo, bencana kelaparan di Yahukimo, dan banjir bandang di Kota Garut. Pada saat bencana, peran Kementerian PUPR dibutuhkan baik pada saat krisis maupun tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

"Orang PU akan pulang paling akhir pasca bencana. Seperti kejadian luar biasa di Asmat, saat ini orang PU masih bertugas disana meski kejadiannya sudah usai," terangnya.

Sementara itu, memasuki tahun 2019 sebagai tahun politik dimana akan diselenggarakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Menteri Basuki menyampaikan bahwa sebagai ASN tidak boleh melakukan politik praktis.

"Beda pilihan pasangan calon adalah keniscayaan. Tetap harus bersatu, tidak boleh ada perpecahan. Oleh karenanya (ASN PUPR) jangan gunakan grup di media sosial sebagai ajang untuk mengajak dan berkampanye terhadap pilihan masing-masing," jelas Menteri Basuki.

Turut hadir pimpinan tinggi Madya yakni Sekjen PUPR Anita Firmanti, Irjen Rildo A. Anwar, Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti, Kepala BPSDM Lolly Martina Martief, dan Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga. [rus/***]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya