Berita

Jarot Widyoko, Joni Supriyanto dan Agung Djuhartono/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Bisnis

Kementerian PUPR-TNI Kerja Sama Pemeliharaan Sungai Dan Situ Di Jabodetabek

MINGGU, 15 JULI 2018 | 10:54 WIB | LAPORAN:

Pemeliharaan sungai dan situ sebagai bagian pengendalian banjir di kawasan Metropolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) semata, tetapi juga para pemangku kepentingan dari berbagai unsur pemerintah, swasta, komunitas dan masyarakat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan seluruh pihak harus ikut andil dalam pengelolaan sumber air dan tampungan air.

"Saya ingin mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama mengelola Sumber Daya Air (SDA) dari hulu ke hilir," kata Menteri Basuki, beberapa waktu lalu.


Terkait hal tersebut, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung dan Cisadane, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) melakukan kerjasama dengan  Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya dalam pemeliharaan empat sungai dan sembilan situ di Jabodetabek.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan kesepakatan antara Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Jarot Widyoko dengan Panglima Kodam Mayjen TNI Joni Supriyanto yang disaksikan oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA Agung Djuhartono di Kantor BBWS Ciliwung Cisadane, Jakarta, Jumat (13/7) lalu.

Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA Agung Djuhartono menyambut baik dilakukannya kerja sama tersebut.
 
"Kami  menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran TNI, di samping menjaga kedaulatan NKRI, juga mendukung ketahanan air dan pangan," jelas Agung.

Kepala BBWS Ciliwung dan Cisadane Jarot Widyoko menjelaskan kerjasama akan berlangsung selama empat bulan, sejak 16 Juli 2018 hingga 26 Oktober 2018. Kerjasama pemeliharaan terhadap empat sungai yakni, Sungai Krukut dengan panjang penanganan 1.500 meter, Sungai Grogol sepanjang 973 meter, Sungai Sunter sepanjang 1.500 meter, dan Sungai Mookervaart sepanjang 850 meter.

"Keempat sungai tersebut merupakan sungai yang sudah dangkal. Sebelumnya kami bersama Kodam Jaya Jakarta telah menentukan titik-titiknya. Dengan dilakukannya pemeliharaan bersama, diharapkan sungai dan situ dapat lebih optimal dalam menampung air sehingga tidak meluap dan menggenangi wilayah sekitar saat musim hujan," kata Jarot Widyoko.

Pendangkalan sungai di Jabodetabek antara lain diakibatkan oleh aliran sedimen ke dalam sungai maupun pembuangan sampah secara liar ke dalam sungai, dan pengikisan tebing sungai akibat curah hujan. Selain itu daya tampung sungai dan situ juga berkurang akibat penyempitan alur sungai karena adanya bangunan pada bantaran sungai dan situ.
 
Beberapa situ di Jabodetabek telah mengalami alih fungsi menjadi perumahan dan industri, sehingga untuk mencegah terjadinya alih fungsi yang masif dilakukan kerjasama ini, termasuk dengan upaya penertiban batas-batas situ.

Kerjasama pemeliharaan sembilan situ berada di Kawasan Jabodetabek yakni Situ Leungsir, dan Situ Taman di Kabupaten Bekasi, Situ Rawa Bebek, dan Situ Rawa Lumbu di Kota Bekasi dan Situ Sidomukti, Situ Bahar, Situ Gadog, Situ Patinggi dan Situ Pengarengan di Kota Depok.

Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan semoga melalui kerja sama ini TNI bisa memberi manfaat untuk masyarakat.

"Kodam Jaya berperan aktif membantu tugas pemerintah daerah dalam rangka peningkatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat," jelas Joni.

Kerjasama pemeliharaan merupakan karya bakti bersama personil BBWS Ciliwung Cisadane dengan Kodam Jaya berupa pekerjaan galian sedimen, pembuangan hasil galian di sekitar lokasi, pembuatan dan pemasangan papan larangan, pembangunan pagar, pemasangan paving blok, pembuatan jembatan box culvert yang dapat bermanfaat sebagai saluran air, perbaikan tebing batu kali dan pembersihan semak pada dinding sungai maupun situ. [wid/***]
 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya