Berita

Foto/RMOL

Politik

Prabowo-AHY, PAN: Patokan Kita Aspirasi Terbanyak

SELASA, 10 JULI 2018 | 00:35 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Umum PAN, Ahmad Hanafi Rais tampak tak mau banyak berkomentar terkait wacana duet antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Agus Harimurti Yudhoyono untuk Pilpres 2019 mendatang.

"Ya ini skenarionya (paslon pilpres) bisa banyak sekali ya, tapi saya kira masing-masing skenario kalau dikomentari menjadi hambar," ujar Hanafi Rais di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Menurutnya, paslon Pilpres 2019 yang paling tepat untuk didukung oleh partainya adalah, paslon yang paling banyak mendapatkan aspirasi di tengah masyrakat maupun kader partainya sendiri.


"Saya kira patokan kita itu adalah aspirasi terbanyak, aspirasi mayoritas dari kader," pungkasnya.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengaku melirik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju bersama di Pilpres 2019. Gayung bersambut. AHY mengamini seandainya dipinang Prabowo.

"Ya saya pikir Pak Prabowo juga atau siapapun bisa menyampaikan serupa. Semua peluang kita olah dan kita diskusikan," ujar AHY saat ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (8/7). [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya