Berita

Nuim Mahmud Khaiyath/net

Politik

Sjamsul Nursalim Bertemu Taufik Kiemas Sebelum SKL Terbit

MINGGU, 08 JULI 2018 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada pertemuan antara petinggi PDIP dengan penerima BLBI sebelum pemerintahan Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) pada tahun 2002. Petinggi PDIP tersebut adalah almarhum Taufik Kiemas, suami Mega.

Hal ini disampaikan wartawan senior Radio ABC Australia, Nuim Mahmud Khaiyath. Video keterangan Nuim Khaiyath diunggah di sebuah akun Facebook. Tidak disebutkan kapan keterangan Nuim itu direkam, tetapi kelihatannya pernyataan itu disampaikan baru-baru ini menyusul persidangan kasus BLBI dengan tersangka mantan Kepala BPPN Syafruddin A. Temenggung.

Menurut Nuim, pertemuan itu digelar di Hotel Gran Hyatt Melbourne, Australia.


Ditambahkan Nuim, Taufik datang bersama anaknya, Puan Maharani. Padahal dia diberitakan akan berobat ke Perth.

Sementara Sjamsul Nursalim terbang dari Singapura ke Melbourne.

“Setelah Taufik Kiemas pulang (ke Indonesia), Megawati mengeluarkan SKL," katanya.

Pria asal Medan, Sumatera Utara ini mempersilakan masyarakat Indonesia mengkonfrontir ucapannya ini. Katanya lagi, Konsul Jenderal RI di Melbourne kala itu, Wahid Supriyadi, mengetahui pasti hal ini. 

“Kalau tidak percaya tanya ke Konsul Jenderal RI di Melbourne saat itu, Pak Wahid, sekarang beliau Dubes di Rusia,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya