Berita

Foto: RMOL

Politik

Pilkada Aman Berkat Kejelian Polisi Dan BIN

SABTU, 07 JULI 2018 | 16:33 WIB | LAPORAN:

Pilkada Serentak 2018 terselenggara aman dan damai tak lepas dari kontribusi aparat keamanan dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Aktivis dan pengamat politik Indonesia, Jeirry Sumampouw pun mengajak masyarakat untuk mengapresiasi kinerja pengamanan pilkada tersebut.

"Secara umum kalau pilkada berjalan lancar di hari H dan setelahnya tak terjadi apapun gangguan, maka kita harus apresiasi aparat kepolisian dan badan intelijen," ujar Jeirry dalam diskusi publik ‘Pilkada 2018 Serta Keberhasilan Intelijen dan Aparat Keamanan’ yang digelar Jaringan Muda Muslim Jayakarta di Up2Yu Resto, Jakarta, Sabtu (7/7).


Keamanan pilkada dapat terealisasi dengan baik berkat pemetaan yang dilakukan dari kedua pihak aparat. Termasuk, dari penyelenggara pemilu itu sendiri.

"Memang sudah ada pemetaan sebelumnya baik yang dibuat oleh pihak penyelenggara maupun oleh kepolisian dan intel," terang Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) itu.

Jeirry juga mencontohkan situasi di Pilkada Papua. Daerah tersebut, lanjutnya, rentan terjadi gesekan saat Pilkada berlangsung. Namun, pada pilkada kali ini dilaporkan kondusif.

"Di papua, dari tahun ke tahun, dari pemilu ke pemilu, selalu ada masalah. Memang ancaman-ancaman itu ada, tapi tak mengganggu pelaksanaan. Sebelumnya, memang kepolisian mengingatkan masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mencegah politik uang dan politisasi SARA," demikian Jeirry.

Selain Jeirry, hadir juga beberapa narasumber lain dalam diskusi tersebut. Antara lain, pengamat Intelijen, Ngasiman Djoyonegoro, pengamat Sosial, Nunung Nurjanah dan Direktur Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya