Berita

Politik

Berpotensi Ditinggal, Golkar Tegaskan Tetap Konsisten Bersama Jokowi

SABTU, 07 JULI 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Dibanding partai lain, Partai Golkar merupakan satu-satunya partai koalisi pendukung petahana Presiden Joko Widodo yang menyatakan dukungannya melalui forum tertinggi partai yaitu musyawarah nasional (Munas).

"Makanya kita akan tetap konsisten dalam mendukung Pak Jokowi sebagai capres 2019," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Sadzily kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/7).

Seperti diketahui, beberapa parpol koalisi Jokowi seperti Partai Nasdem juga telah menyatakan dukungannya terhadap Jokowi, keputusan itu diambil hanya melalui forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) bahkan sama halnya dengan PDIP yang notabene sebagai "rumah" Jokowi penetapan dukungan hanya sebatas lisan dari ketua umumnya Megawati Soakernoputri.


Ini berbeda saat PDIP memberikan dukungan pada Pilpres 2014 lalu. Kala itu, deklarasi dukungan PDIP disertai dengan Surat Perintah Harian yang ditulis langsung oleh Megawati Soekarnoputri.

Sementara Partai Hanura, hanya meyatakan dukungannya terhadap Jokowi pada peringatan acara Hari Ulang Tahun ke-11, bahkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya sebatas keluar dari mulut Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Hanya partai besutan M Romahurmuzy (PPP) yang cukup demokrasi dalam menyatakan dukungannya terhadap Jokowi yaitu dalam forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Presiden Jokowi sepertinya perlu waspada. Langkahnya mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2019 bisa diterpa masalah. Sangat mungkin PDIP dan parpol koalisi pendukungnya mencabut dukungan dan memutuskan mengusung figur capres selain Jokowi melihat forum pengambil keputusan partai yang demikian.

Menurut Ace, Golkar, tidak terganggu dengan sikap partai lain yang kemudian hari menunjukkan gelagat untuk pindah haluan dengan tidak mendukung Jokowi.

"Golkar akan tetap konsisten mendukung Jokowi," tegas Ace yang juga anggota DPR RI itu. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya