Berita

Foto/Net

Politik

Hanura Anggap Wiranto Bahaya Laten Orde Baru

JUMAT, 06 JULI 2018 | 23:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang juga ketua Dewan Pembina Partai Hanura, diduga telah melakukan intervensi kepada KPU dan dianggap sebagai penerus Orde Baru.

“Cara-cara yang dilakukan Menko Polhukam seperti Orde Baru, ini bahaya laten Orde Baru,” kata pendiri Partai Hanura Djafar Badjeber kepada wartawan di gedung City Tower, Jakarta, Jumat (6/7).

Menurutnya cara-cara seperti menskenariokan, merekayasa dan mengintervensi identik dengan pola yang dilakukan oleh Orde Baru di masanya.


“Sekarang sudah tidak begitu, saya akan lawan sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

Lanjut Djafar, langkah yang akan dilakukan oleh Hanura selain melaporkan masalah ini ke Bawaslu, dengan mengepung KPU.

“Jadi bukan cuma saudara Muhammad Sangaji (Ketua DPD Hanura) saja yang akan turun kepung KPU, saya juga,” pungkas dia.

Sebelumnya, Ketua Bidang Hukum dan HAM Partai Hanura, Dodi S Abdulkadir menduga ada peran Dewan Pembina Wiranto dalam keputusan KPU mengubah sistem informasi politik partainya.

Pihaknya menyebut Wiranto menggunakan kewenangannya sebagai Menko Polhukam untuk mengintervensi KPU. [fiq]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya