Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Humas CAI: Pengguna Ayla Sebaiknya Pakai BBM Ron 92

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Viralnya pemberitaan mengenai mobil Daihatsu Ayla yang tidak kuat naik di tanjakan di Kali Keteng, Susukan, Kabupaten Semarang, mendapat sorotan Club Ayla Indonesia (CAI).

Menurut Humas CAI Adjie Sambogo, sebaiknya kendaraan tersebut diisi BBM RON minimal 92, seperti serial Pertamax, agar tangguh ketika menanjak.

"Saya sudah membuktikan. Ketika menanjak di Kali Keteng, ternyata ringan sekali. Padahal kemiringan tanjakan tersebut sangat curam serta ruas tanjakan juga cukup jauh,” jelas Adjie di Jakarta, Kamis (21/6).


Tanjakan Kali Keteng memang seperti ‘momok’ bagi kendaraan yang akan melalui. Sebagai bagian dari jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura, tanjakan tersebut diperkirakan memiliki kemiringan sekitar 22 derajat sepanjang kurang lebih 500 meter. 

Dalam video yang banyak beredar di media sosial, terlihat bahwa polisi dan pekerja proyek jalan tol sampai turut mendorong mobil Ayla tersebut.

Peran BBM berkualitas, menurut Adjie, memang sangat besar dalam mendukung kinerja mesin kendaraan. Apalagi sesuai rekomendasi pabrikan, mobil Ayla memang seharusnya diisi dengan BBM minimal RON 92.

Dengan demikian, jika diisi dengan BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, tentu saja akan berpengaruh buruk terhadap mesin itu sendiri.

Bukan hanya tanjakan Jembatan Kali Keteng. CAI juga membuktikan, bahwa kendaraan yang diisi BBM RON minimal 92, juga tangguh di berbagai tanjakan lain.

Adjie mencontohkan, ketika beberapa member CAI melakukan touring ke Sumatera beberapa waktu lalu.

Ketika melalui sebuah tanjakan yang cukup tajam di wilayah Lampung, ternyata kendaraan Ayla yang diisi dengan Premium mengalami kesulitan.

"Sebaliknya, yang diisi BBM beroktan tinggi justru bisa melalui tanjakan tersebut dengan mudah,” lanjut dia.

Dalam konteks itulah Adjie kembali mengingatkan seluruh pengguna kendaraan terbaru, khususnya Ayla.

Menurut Adjie, sebaiknya pemilik kendaraan bermotor melihat terlebih dahulu jenis BBM yang sesuai dengan mesin kendaraannya.

Karena jika dipaksakan memakai BBM beroktan rendah, bukan hemat yang didapat namun justru berbagai kerugian.

"Selain kinerja yang rendah tadi, juga potensi adanya kerak di dalam ruang bakar,” jelasnya.

Begitu pula dengan Ayla. Karena Daihatsu sudah merekomendasikan penggunaan BBM minimal 92, pengguna sebaiknya juga mematuhi.

Saran penggunaan BBM itu, selain terdapat pada buku panduan, juga tertulis pada kunci ruang pengisian BBM.

"Karena di sana tertulis minimal BBM RON 92, maka sebenarnya itulah standar untuk Ayla. Sebaiknya, pengguna Alya mematuhi,” lanjut Adjie. [sam]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya