Berita

Muhammad Markum

Nusantara

Soal Wakil Bupati Keerom, Tunggu Rekomendasi DPP Golkar

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 08:17 WIB | LAPORAN:

Hingga sekarang siapa sosok pengisi jabatan Wakil Bupati Keerom Provinsi Papua belum juga menemukan titik terang.

Padahal, pengangkatan dan pelantikan M. Markum dari Wakil Bupati menjadi Bupati Kabupaten Keerom sudah dilakukan pada Februari 2018, setelah wafatnya Bupati Keerom, almarhum Celcius Watae, Januari 2018.

Lamanya proses pengusulan dan penunjukan Wakil Bupati Keerom membuat masyarakat bertanya-tanya. Bahkan Dewan Adat dan Pemuda setempat sempat berdemonstrasi beberapa waktu lalu di Arso, Kabupaten Keerom.


Bupati Kabupaten Keerom, M. Markum, saat dikonfirmasi menjelaskan, proses pengusulan Wakil Bupati sudah dilakukan oleh partai politik pemenang Pemilu, yaitu Partai Golkar dan PKS. Tapi sampai saat ini belum ada rekomendasi atau keputusan dari parpol.

"Saya dengar sekarang sudah di tangan DPP Golkar. Ya, kami berharap bisa cepat keluar rekomendasinya, sehingga bisa cepat juga dilantik Wakil Bupatinya," jelas M. Markum kepada wartawan di Khalkote Sentani, beberapa waktu lalu (Selasa, 19/6).

Markum menjelaskan, proses penunjukan Wakil Bupati tetap mengacu pada peraturan pemerintah dan perundang-undangan yang berlaku, serta melalui mekanisme partai dan DPRD, karena untuk mengisi sisa masa jabatan.

Dirinya tidak ingin berkomentar banyak soal proses itu dan menyerahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan partai politik pengusung untuk menjelaskan perkembangan terakhir soal siapa calon yang diusulkan.

Walau tanpa Wakil Bupati, pemerintahan Kabupaten Keerom tetap berjalan dengan normal tanpa hambatan berarti. Namun, Markum merasa lebih baik jika ada Wakil Bupati yang membantu dirinya dalam urusan pemerintahan. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya