Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Daftar Pakai KTP Saudara, Pendatang Baru Bisa Ikut Program OK OCE

RABU, 20 JUNI 2018 | 00:59 WIB | LAPORAN:

Pemerintah DKI Jakarta membuka program One Kecamatan Once Centre of Entrpreneurship (OK OCE) bagi pendatang baru.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menyatakan Pemprov DKI tak keberatan jika warga Jakarta membawa sanak saudara dalam arus balik mudik lebaran 2018. Asalkan pendatang baru mengikuti program OK OCE dalam mengasah keterampilan mereka.

"Sangat diperbolehkan untuk mendaftar di OK OCE tentunya sesuai dengan ketentuan dan sesuai dengan pendekatan yang kita lakukan di tiap-tiap gerakan OK OCE yang sudah ada sekarang di level Kecamatan," kata Sandi di Balaikota,  Jakarta, Selasa (19/6).


Adapun syarat untuk menjadi anggota OK OCE adalah mereka yang memiliki KTP DKI. Terkait hal ini, Sandi mengatakan warga pendatang baru ini bisa menggunakan KTP kerabat yang  sudah memiliki KTP DKI Jakarta.

"Kan mereka datang, biasanya datang dengan saudaranya atau kerabatnya. Saudaranya kan kebanyakan warga DKI. Jadi kita ingatkan bahwa mereka kalau misalnya datang ke Jakarta itu mengerti apa yang diperlukan di Jakarta, terlebih keterampilan," ujarnya.

Lebih Lanjut Sandi menghimbau agar para pendatang baru nanti dapat mendaftarakan diri pada RT/ RW tempat mereka berdomisili agar semua datanya bisa terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

"Tentunya untuk masyarakat yang datang dari luar Jakarta, ya yang paling pertama adalah berkoordinasi dulu dengan pihak RT-RW setempat, terus juga harus didaftarkan dengan Dukcapil dan sebagainya. Jangan sampai ini menjadi kemiskinan baru di Jakarta," tutup Sandi.

Pemprov DKI Jakarta sendiri ingin mengurangi persentasi kemiskinan di Jakarta dari 3,78 persen menjadi 2,78 persen dalam lima tahun kedepan. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya