Berita

Nusantara

Pemprov DKI Bentuk Tim Penangkap Buaya

SELASA, 19 JUNI 2018 | 16:14 WIB | LAPORAN:

Penampakan seekor buaya di Pondok Dayung, Jakarta Utara mulai menggemparkan warga.

Atas alasan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membentuk tim gabungan untuk mencari dan menangkap buaya tersebut.

Tim ini terdiri dari petugas Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, dan Dinas Sumber Daya Air guna menangani permasalahan buaya.


"Sampai kemarin walaupun saya di luar saya ditanya terus masalah buaya, sebenarnya kita sudah membentuk tim dengan margasatwa/ kebun binatang Ragunan dan dengan dinas kehutanan dan kita hubungi SDA," ujar Kepala DKPKP DKI Jakarta, Darjamuni di Jakarta Smart City, Blok B, Balaikota DKI Jakarta, Selasa (17/6).

Jika tim ini berhasil menemukan buaya, Darjamuni mengistruksikan agar dilakukan penangkapan dengan senjata bius. Dia melarang tim tersebut menembak mati buaya.

Kata dia, setelah biaya yang diperkirakan memiliki panjang tiga meter itu tertangkap, maka akan segera dipindahkan ke Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan.

“Kita lakukan tembak bius supaya nanti kita bisa tangkap dan kita pindahkan ke Ragunan," jelasnya.

Penampakan seekor buaya sempat viral dalam video yang diunggah di media sosial. Buaya itu nampak tengah berenang di perairan sekitar Pondok Dayung, Jakarta Utara, pada Jumat, 15 Juni 2018.

Buaya ini dikabarkan terlihat oleh salah seorang anggota KRI Sibolga di perairan itu, Kamis, 14 Juni 2018, sekitar pukul 17.00 WIB. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya