Berita

Foto: @FeryMokoginta

Politik

Mungkinkah Pohon Tumbang Ini Radikalis Dan Tidak Pancasilais

JUMAT, 15 JUNI 2018 | 18:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Foto sebuah pohon tumbang sedang jadi bahan pembicaraan di dunia maya Indonesia. Foto pohon tumbang itu diupload pemilik akun Twitter @feryMokoginta tengah hari tadi (15/6).

Banyak komentar yang mempertanyakan motif pohon tumbang tersebut. Pertanyaan dan komentar umumnya dikaitkan dengan suasana politik di tanah air akhir-akhir ini.  

Pemilik akun @kerjacerdas, misalnya, mengatakan pohon itu terbukti telah berbuat makar.


Pemilik akun @hmydarman berkomentar senada.

"Nih pohon intoleransi dan radikalis sekali," tulisnya.

Akun @jahrudinma menulis, "Pohonnya perlu diajarin #MenghindariSuspend."

"Pohonnya radikal, tidak pancasilais," tulis @andijie09.

Pohon tumbang ini jadi pembicaraan karena yang ditimpanya adalah sebuah mobil dengan stiker Jokowi membungkus body.

Di sisi kiri mobil terlihat gambar wajah Jokowi dalam ukuran besar, demikian juga dengan bagian belakang, beserta tulisan "Jokowi, Merakyat - Jujur - Berprestasi 2019-2024".

Menurut @FeryMokoginta, kejadian pohon tumbang menimpa mobil pro Jokowi itu terhadi hari ini. Tidak disebutkan dimana lokasi kejadian.

"Kejadian hari ini mobil dengan gambar Jokowi tertimpa pohon setelah sholat Ied... Apakah ini suatu kebetulan ataukah sebuah tanda? atau ini teguran jika sekarang belum waktunya kampanye?" tulis akun itu sambil menambahkan hastag  #2019Tiarap.

Mobil Mistubishi itu menggunakan plat nomor Solo, AD. Nomor plat mobil tidak terlihat lengkap. Dua huruf huruf di belakang angka 8236 tertutup tangan seseorang yang menunjuk pada mobil naas itu. Namun dari foto lain diketahui dua huruf di belakang nomor plat itu adalah AU.

Akun @fan_cibenk menulis, "Tanda-tanda apa ini? Plat mobil AD 8236. AD: Solo, 8236 ditotal: 19."

"2019 Jokowi dipulangkan ke Solo," respon @Permanafazartea. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya