Berita

Nusantara

Masyarakat Diimbau Menyeberang Ke Sumatera Siang Hari

SELASA, 12 JUNI 2018 | 17:54 WIB | LAPORAN:

Masyarakat yang ingin mudik ke kampung halamannya di Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Cilegon, Provinsi Banten diimbau berangkat siang hari.

Begitu dikatakan Corporate Secretary PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) "Indonesia Ferry" (Persero), Imelda Alini menyusul sepinya Pelabuhan Merak, siang hari.

"Kita mengimbau sebagaimana kemarin juga Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) juga bilang ke ASDP untuk sosialisasi kepada pemudik agar berangkat di siang hari," katanya di Pelabuhan Merak, Selasa (12/6).


Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, keadaan Pelabuhan Merak sepi. Menurut Imelda, hal itu terjadi karena para pemudik ingin tiba di Pelabuhan Bakauheni, siang hari.

"Ini karena faktor keamanan. Mereka ingin begitu sampai di Lampung sudah pagi, jadi mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan (ke kampung halaman) kalau sudah sampai Bakauheni," jelasnya.

Disisi lain, menurut dia menumpuknya pemudik yang menyebrang malam hari merupakan salah satu faktor terjadinya kemacetan di Pelabuhan Merak.

"Sekarang bisa dilihat kan siang hari kosong," jelas Imelda.

Padahal, jalanan yang biasa dilalui pemudik di Pulau Sumatera sudah terbilang aman karena dijaga oleh pihak kepolisian. Penerangan jalanan disana pun kata dia sudah sangat memadai.

"Jadi kami jamin security mereka terjamin kalau mereka sampai Lampung malam hari," tegas Imelda.

Nah, demi menarik minat masyarakat untuk mudik lewat Pelabuhan Merak pada siang hari, pihaknya bahkan menyediakan hadiah bagi para pemudik siang hari yang menggunakan tiket online.

"Kita siapkan dua sepeda motor," pungkasnya.

Perlu diketahui, malam ini diprediksi sebagai puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya