Berita

Tujuh anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) periode 2017-2022/Net

Politik

Usia 6 Tahun, DKPP Sudah Tangani Ribuan Pelanggaran Pemilu

SELASA, 12 JUNI 2018 | 00:59 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) genap berusia ke enam tahun tepat pada hari Selasa (12/6).

DKPP hadir sebagai lembaga Penegak Kode Etik Penyelenggara Pemilu sejak 12 Juni 2012 yang ditandai dengan pelantikan Anggota DKPP periode pertama 2012-2017 oleh Presiden RI di Istana Negara.

Sebelumnya, embrio fungsi menegakkan kode etik telah eksis sejak pelaksanaan Pemilu 2009, yakni sebagai lembaga ad hock di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.


Anggota DKPP Alfitra Salam mengatakan, selama enam tahun sejak tahun 2012 hingga kini sebanyak ribuan pelanggaran pemilu yang telah ditangani pihaknya.

Diantaranya ada sebanyak 1.047 Perkara, 3.982 Orang Teradu yang di putus, 2.145 Orang Penyelenggara Pemilu Tidak Terbukti bersalah, dan 1.650 orang Penyelenggara Pemilu Terbukti Bersalah.

Menurut Alfitra, dalam periode kepemimpinan kedua DKPP, ada lima program utama yang dikembangkan yakni, model pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik yang disesuaikan dengan perkembangan tekhnologi informasi.

Kedua, aktifitas pencegahan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu lebih massif dan variatif.

Ketiga, revitalisasi tugas, fungsi dan wewenang DKPP di Daerah melalui optimalisasi keberadaan TPD.

Keempat, kerjasama dengan dengan pemangku kepentingan dalam rangka perwujudan penyelenggara pemilu yang mandiri, berintegritas dab bermartabat.

Terakhir pembentukan sekretariat DKPP dan Fasilitasi TPD sesuai UU 7 Tahun 2017.

"HUT ke-Enam DKPP tanggal 12 Juni 2018 yang bertepatan dengan bulan Ramadhan merupakan momentum introspeksi diri bagi seluruh penyelenggara pemilu untuk meluruskan niat mewujudkan Pemilu yang berintegritas dan bermartabat," pungkasnya. [nes]


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya