Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

MTI: Layanan Penyediaan BBM Pertamina Sangat Membantu Pemudik

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 18:12 WIB | LAPORAN:

Dibukanya beberapa ruas tol untuk mudik 2018, dinilai positif Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).

Hanya saja, polisi harus selalu siaga dan tetap melakukan pengaturan di hulu dan hilir, agar tidak terjadi penumpukan kemacetan di dalam tol.

“Kalau terlalu padat, tidak boleh masuk. Pemudik lebih baik menunggu di luar gate. Keluarnya juga sama. Apalagi sekarang ada tambahan jalur ke selatan. Kalau dulu Pejagan, sekarang tol Adiwarna Tegal juga bisa ke selatan,” jelas Ketua MTI Moda Darat Djoko Setijowarno di Jakarta, Kamis (7/6).


Untuk mudik kali ini, Pemerintah memang membuka beberapa ruas tol. Di antaranya Tol Brebes Timur-Pemalang (37,3 Km), Pemalang-Batang (39,2 Km), Batang-Semarang (75 Km), Salatiga-Kartasura (32 Km), Solo-Sragen (36 Km), dan Wilangan-Kertosono (37 Km).

Meski begitu, Djoko berharap, pemudik hendaknya juga bisa memilih jalur non tol, untuk menghindari penumpukan di dalam tol. Pemilihan jalur tersebut penting, agar tidak menimbulkan kemacetan luar biasa.

Selain dibukanya beberapa ruas tol, Djoko menilai bahwa hal lain yang cukup membantu kelancararn arus mudik adalah layanan penyediaan bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina.

Termasuk di antaranya layanan Motoris Kemasan. Sebab melalui layanan ini, pemudik tidak perlu lagi takut kehabisan bahan bakar minyak (BBM) jika terjebak kemacetan di jalan tol.

“Ini sangat membantu. Yang penting pengaturannya, jangan sampai menimbulkan kecelakaan. Pengemudinya harus benar-benar diberitahu, agar tidak mempergunakan jalur sembarangan. Motoris Kemasan itu bisa pakai jalur darurat saja,” tegas Djoko.

Layanan Motoris Kemasan itu sendiri memang dibuat untuk memudahkan konsumen. Pemudik yang sangat membutuhkan BBM di jalan tol namun terjebak kemacetan, bisa menghubungi call center 150-0000. Tak lama, maka BBM pun akan diantar sesuai pesanan.

Begitu pula dengan layanan lain, menurut Djoko juga mendukung para pemudik untuk mendapatkan BBM. Misalnya saja layanan KiosK Pertamax, yang menyediakan BBM jenis Pertamax dalam bentuk kemasan 10 liter.

Djoko menilai, layanan Pertamina tersebut tidak hanya mempermudah pemudik memperoleh BBM, tetapi juga sangat aman.

“Itu lebih baik daripada pemudik membawa BBM sendiri yang tentu berbahaya. Yang penting, penyediaan tidak hanya di Pantura tetapi juga jalur selatan,” ujarnya.

Mendukung arus mudik kali ini, Pertamina memang menyiapkan berbagai layanan tambahan. Selain tetap mengoperasikan SPBU, BUMN tersebut juga menambah layanan lain di Sumatera dan Jawa.

Layanan tambahan itu di antaranya 13 unit Serambi Pertamax, 200 unit Motoris Kemasan, KiosK Pertamax sebanyak 60 unit, 105 unit Kantong BBM, dan 16 unit Mobil Dispenser.

Selain itu, guna memperlancar arus mudik, Djoko juga menyarankan penggunaan aplikasi mudik. Pemanfaatan aplikasi tersebut, menurut Djoko sangat membantu pemudik memperoleh informasi arus mudik, sehingga tidak terjebak kemacetan.

“Melalui aplikasi seperti itu, jika macet misalnya, pemudik bisa memilih jalur lain. Seperti non tol di Pantura atau Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS),” kata Djoko. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya