Berita

M. Sabrar Fadhilah/Net

Pertahanan

Soal Koopssusgab, Kapuspen TNI: Tinggal Tunggu Perpres

RABU, 06 JUNI 2018 | 22:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen M. Sabrar Fadhilah mengapresiasi DPR yang menerima masukan TNI ketika membahas revisi UU Anti Terorisme.

Fadhilah mengatakan pihaknya saat ini menunggu Perpres tentang keterlibatan TNI dalam penanggulangan teroris. Termasik mengenai Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab).

"Kinerja Koopssusgab ini masih dibahas supaya lebih efisien dan efektif serta kendalinya," terang Kapuspen TNI dalam acara buka puasa bersama di RM Handayani Prima, Matraman, Jakarta, Rabu, (6/6).

Lebih lanjut Fadhilah menjelaskan ancaman teroris merupakan permasalahan bersama yang juga harus diselesaikan secara bersama-sama.
Lebih lanjut Fadhilah menjelaskan ancaman teroris merupakan permasalahan bersama yang juga harus diselesaikan secara bersama-sama.

Ia menegaskan pihaknya selalu siap dengan keputusan apapun terkait pelibatan TNI, mengingat hal tersebut sudah menjadi prinsip TNI yang tertuang dalam sapta marga.

"Ini semua masih dalam proses. TNI masih menunggu Perpres-nya untuk soal yang lebih teknis," ujarnya.  [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya