Berita

Politik

Warga Jawa Barat Lebih Banyak Pilih Jokowi, Prabowo Keok

RABU, 06 JUNI 2018 | 22:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Joko Widodo unggul dukungan dari Prabowo Subianto di pemilih Jawa Barat. Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan Jokowi didukung 41,3 persen, sementara Prabowo hanya 26,6 persen.

"Bila dikerucutkan dua nama (capres), persentase menunjukkan keunggulan Jokowi ketimbang Prabowo. Jokowi 50 persen, Prabowo 39 persen. Adapun 11 persen tidak tahu atau tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparan di kantornya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/6).

Survei dilakukan Maret 2018 hingga Mei 2018, melibatkan 5.169 responden di seluruh wilayah Jawa Barat dengan metode random sampling. Margin of error plus minus 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Temuan Indikator ini berbeda 180 derajat dari hasil Pilpres 2014. Hasil rekapitulasi suara Pilpres 2014 di Jawa Barat menunjukkan Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa memperoleh 14.167.381 suara atau 59,78 persen, unggul dari Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla yang hanya mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.

Survei Indikator juga menunjukkan elektabilitas Jokowi juga tertinggi dalam simulasi daftar nama semi terbuka, disusul Prabowo. Nama lain yang muncul adalah Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan yang masing-masing memperoleh 3,2 persen dan 2,7 persen.

Posisi di belakangnya disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 1,8 persen, Hary Tanoe 1,3 persen. Bahkan ada yang memilih Rizieq Shihab 0,8 persen.

"Ada 13,7 persen pemilih belum menentukan siapa capres dipilihnya," kata Burhan.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya