Berita

Foto/Net

Politik

AHY: Semua Bisa Terjadi Di Last Minute

RABU, 06 JUNI 2018 | 19:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Arah koalisi Demokrat di Pemilihan Presiden 2019 masih cair. Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan segala sesuatu masih mungkin terjadi jelang pendaftaran capres-cawapres 4-10 Agustus nanti.

"Anything is possible. Semua bisa terjadi di last minute," kata AHY.

AHY,  saat kongkow bareng wartawan dan pemimpin media di Kafe Roda Tiga, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/6) malam, mencontohkan bagaimana peta koalisi di Pilgub DKI 2017 yang baru terbentuk di menit-menit akhir pendaftaran. Pasangan Anies-Sandi dan Agus-Sylvi muncul di detik terakhir pendaftaran.


AHY mengaku mendapat banyak pengalaman dalam kontestasi politik di Ibukota tersebut. Sehingga kini dipercaya menjadi Komandan Kogasma, mempersiapkan Demokrat menghadapi perhelatan politik akbar tahun depan.

Ditanya soal kesiapan maju sebagai capres atau cawapres, AHY mengatakan Demokrat tidak bisa mengajukan capres sendiri karena terganjal aturan presidential threshold. Di Pileg 2014, Demokrat meraih 10,7 persen suara.

"Karena itu harus berkoalisi dengan partai lain. Akan ada kesepakatan-kesepakatan. Jadi, ini permainan tingkat tinggi," kata AHY.

Dalam kunjungan ke Medan, AHY bersilaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam Syekh Hasyim Al Syarwani di perkampungan religius Besilam, Kabupaten Langkat. Dalam silaturahmi penuh rasa kekeluargaan ini, AHY beberapa kali terlihat meminta doa terkait berbagai persiapan Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2019.

AHY menceritakan bahwa kunjungannya ke Langkat ini juga merupakan bagian dari safari politik yang dilakukannya selaku Dan Kogasma Partai Demokrat untuk Pemilu 2019. Setelah Sumut, dia mengaku akan melanjutkan lawatan ke Provinsi Riau.


"Mohon didoakan guru agar seluruh kegiatan kami dapat berjalan sukses dan bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Tuan Guru Babussalam Syekh Hasyim Al Syarwani, usai mendengar permintaan dari AHY, langsung memberi nasihat agar dalam berjuang selalu mengutamakan kepentingan umat.

"Seluruh daerah yang kamu kunjungi itu, pusatnya di sini. Murid kami ada di mana-mana. Dan, kalau sudah bertekad, kami akan ikut berjuang," ungkapnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya