Berita

Febri Diansyah/Net

Politik

Dewan Minta Jubir KPK Ditegur

RABU, 06 JUNI 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Sikap Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah yang mempertanyakan kepatutan izin ketidakhadiran Ketua DPR,Bambang Soesatyo terkait penyelidikan kasus korupsi proyek KTP-El dianggap telah melampaui batas kewenangannya.

"Pimpinan KPK harusnya bisa memberikan pengarahan dan menegur jurubicaranya karena yang namanya jurubicara itu tugasnya hanya menyampaikan, tidaklah elok dan tidak pantas seorang jubir sampai bicara mau menyelidiki begitu, itu bukan kewenangan beliau," kritik anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil di gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/6).

Menurut Nasir, pernyataan Febri tersebut patut dipertanyakan.


"Apakah dia (Jubir KPK) menambah-nambah atau justru mengurangi yang disampaikan pimpinannya (KPK)?" cecarnya.

Kesan yang tertangkap lewat pernyataan Febri itu, kata dia, KPK ingin membunuh karakter pimpinan DPR.

"Harusnya KPK bisa lebih menghormati DPR, tidak boleh mendramatisir keadaan, seolah-olah mau membunuh karakter orang, ini lembaga DPR, lambang DPR jangan hanya dilihat dari pimpinannya, tapi lihat lembaganya, harus dihormati jangan KPK ini kemudian merasa setara dengan DPR," pungkasnya. [wid]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya