Berita

Advertorial

Pembangunan Trans Maluku Di Pulau Sudah Seram Tembus 640 Km

SELASA, 05 JUNI 2018 | 09:36 WIB | LAPORAN:

. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap membangun Jalan Trans Maluku sepanjang 914 Km di Pulau Seram, Provinsi Maluku.

Pembangunan infrastruktur di Pulau Seram merupakan wujud pelaksanaan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan Kawasan Timur Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional.


"Tujuannya mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil-hasil pembangunan," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini progresnya sepanjang 640 Km atau 70 persen dari 914 Km sudah bisa fungsional dengan kondisi sebagian beraspal dan sebagian masih perkerasan tanah.

"Kami targetkan akhir tahun 2019 Jalan Trans Maluku di Pulau Seram bisa tembus fungsional seluruhnya. Tahun depan akan dibuka jalan menuju Air Nanang, sehingga akses port to port yakni dari Pelabuhan Waisala dan Pelabuhan Air Nanang bisa tersambung," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon, Ditjen Bina Marga Satrio Sugeng Prayitno saat meninjau kondisi jalan trans di Pulau Seram, Sabtu (2/6) lalu.

Menurut Satrio Sugeng, kondisi mantap beraspal pada ruas Pelabuhan Amahai hingga Saleman, namun perlu berhati-hati karena ruas tersebut merupakan daerah rawan longsor. Ruas Saleman-Wahai sepanjang 104 Km dan Saleman-Tamiwel hingga Piru sepanjang 326 Km kondisinya juga mantap.

Pada ruas Saleman-Piru, masih dibutuhkan pembangunan sebanyak 9 jembatan, dimana tahun depan akan dibangun 2 jembatan

Pulau Seram yang berada di utara Pulau Ambon merupakan salah satu pulau besar di Maluku dengan luas 18.625 km2. Jalan di pulau ini semula merupakan jalan pemerintah daerah yang kemudian diusulkan kepada Kementerian PUPR untuk menjadi jalan nasional.

"Awalnya masih berupa jalan tanah, kita lakukan penanganan karena jalan ini jalur utama mobilitas masyarakat. Penanganannya dilakukan secara bertahap," ujar Satrio.

Pada tahun 2018, anggaran preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional di Pulau Seram sebesar Rp 269 miliar yang digunakan diantaranya untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dan rekonstruksi jalan sepanjang 20 Km.

Jalan Trans Maluku terbagi menjadi beberapa ruas mulai dari Pelabuhan Amahai - Saleman sepanjang (84 Km), Saleman - Waisala (228 Km), Piru - Werinama (339 Km), dan Saleman -  Bula  (263 Km).

Armin, salah seorang masyarakat pesisir di Wilayah Seram Bagian Barat mengatakan sangat terbantu dengan terbangunnya jalan Trans Maluku. Sekarang ini masyarakat merasakan pembangunan jalan yang lancar.

"Jika dulu seluruh ruas jalan ini merupakan jalan tanah dan susah dilewati. Sekarang dengan ada perbaikan, kami merasakan perkembangan dari sisi perekonomian yang semakin lancar," ucap Armin.

Pulau Seram terbagi menjadi 3 kabupaten yaitu Kabupaten Maluku Tengah dengan ibukota Masohi, Kabupaten Seram Bagian Timur dengan ibukotanya Bula dan Seram Bagian Barat dengan ibukotanya Piru. Total jumlah penduduk di Pulau Seram sekitar 1,5 juta jiwa. Masyarakat 3 Kabupaten di Pulau Seram ini bergantung hidup dengan mata pencaharian sehari-hari sebagai petani dan nelayan.

Hasil kebun dan perikanan yang didapat dibawa ke kota. Dengan terbangunnya akses jalan Trans Maluku ini pertumbuhan ekonomi dan akses transportasi semakin baik dirasakan. [rus/***]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya