Berita

Raja Maroko dan Presiden Nigeria/Net

Dunia

Delegasi Nigeria Kunjungi Laayoune, Saksikan Pembangunan Pesat di Selatan Maroko

SELASA, 05 JUNI 2018 | 06:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Delegasi Parlemen Nigeria belum lama ini mengunjungi Laayoune di Selatan Maroko untuk menyaksikan pembangunan yang begitu pesat di kota itu.

Al Ahdath Al Maghribia seperti dikutip Sahabat Maroko melaporkan, delegasi Parlemen Nigeria itu terdiri dari anggota Senate Muhammad Adamu Aleiro dan Orji Theodore Ahamefule.

Mereka mengunjungi Laayoune hari Minggu (20/5) dan bertemu dengan beberapa anggota Komisi Regional Komnas HAM Maroko serta unsur pemerintahan daerah.


Dalam kunjungan selama tiga hari itu, keduanya juga melakukan pertemuan dengan pemimpin-pemimpin masyarakat Maroko di selatan dan mengobservasi pembangunan multidimensional yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir.

Kunjungan ini merupakan bagian dari dinamika baru hubungan kedua negara.

Bulan Mei 2017, Nigeria dan Maroko menandatangani beberapa perjanjian yang terkait dengan pembangunan proyek Gazoduc dan pabrik pupuk. Pemerintah Maroko telah menginvestasikan dana tak kurang dari 21 miliar MAD hingg Maret 2018 untuk proyek-proyek tersebut.

Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari model pembangunan yang dikembangkan Raja Muhammad VI yang diluncurkannya bersamaan dengan peringatan 40 tahun Green March tahun 2015.

Proyek itu juga meliputi pembangunan bandara untuk melayani penerbangan ke kota-kota lain di benua Afrika, rel kereta antara Tangier dan Lagouira yang menyambungkan Maroko dengan kota-kota lain di Afrika.

Juga dana pembangunan untuk mendukung perkembangan bisnis dan sosial ekonomi, menciptakan pendapatan yang stabil dan menciptakan lapangan perkerjaan di kalangan pemuda.

Menurut Perdana Menteri Saad Eddine El Othmani, program pembangunan di provinsi selatan yang dijadwalkan hingga 2021 ini telah mencapai 48 persen tingkat penyelesaian. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya