Berita

Politik

KAHMI Jadikan Momen Ramadhan Untuk Perbaikan Nasib Masyarakat Pesisir

SENIN, 04 JUNI 2018 | 20:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bidang Kelautan Perikanan mengadakan safari ramadhan dan buka puasa bersama dengan Perum Perikanan Indonesia serta masyarakat pesisir Jakarta Utara.

Kegiatan bertema "Kepedulian Terhadap Sesama Membuat Ramadhan Lebih Bermakna" ini dihadiri oleh Presidium Majelis KAHMI yang juga merupakan wakil ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi, Direktur Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda, dan pelaku usaha perikanan dan masyarakat pesisir Jakarta Utara.

"Kepedulian ini merupakan wujud nyata dari misi KAHMI yang senantiasa beraktivitas untuk sosial keagamaan," kata Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan KAHMI Agus Suherman melalui pesan elektronik kepada redaksi, Senin (4/6).


Dia mengatakan pada bulan Ramdhan yang penuh berkah, KAHMI senantiasa meningkatkan relasi sosial dari berbagai elemen masyarakat, khususnya para pelaku di sektor kelautan seperti Perum Perikanan Indonesia serta masyarat pesisir secara umum.

Makna yang diambil dari kegiatan ini, selain mempererat tali silaturrahim, juga sebagai sarana saling memberi masukan terkait sektor kelautan dan perikanan yang bersifat regulatif, baik sektor usaha perikanan itu sendiri maupun manfaatnya bagi masyarakat pesisir.

Wakil Sekjen Awaluddin menambahkan KAHMI Kelautan dan Perikanan akan selalu hadir di tengah stakeholder perikanan untuk memberi solusi terkait dan berbagi permasalahan baik sifatnya regulatif terkhusus pada sektor usaha perikanan.

Selain juga mengoreksi program yang mendukung usaha perikanan serta kepeduliaan kepada masyarakat pesisir untuk dapat mengakses berbagai usaha perikanan sehingga kehidupan ekonomi masyarakat pesisir semakin meningkat melalui berbagai kemitraan dengan pelaku usaha dan unit usaha.

Melalui Safari Ramadhan ini, dikatakan Awaluddin, KAHMI Kelautan dan Perikanan berharap Perum Perikanan Indonesia menjadi sektor usaha yang profesional dan mampu melayani masyarakat pesisir/nelayan secara prima. Dimana produk perikanan yang dikelola adalah produk yang sangat berkualitas, masyarakat mendapat harga yang pantas serta adanya kepastian jaminan pasar yang menjadi harapan masyarakat pesisir.

"Dengan safari ramadhan tercipta ide, gagasan, yang sifatnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan masyarakat pesisir," tukas dia.[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya