Berita

Foto/Net

Advertorial

1.200 Mahasiswa Makassar Siap Jadi Tenaga Ahli Muda K3 Konstruksi

MINGGU, 03 JUNI 2018 | 03:59 WIB | LAPORAN:

Sektor konstruksi merupakan sektor yang memiliki risiko tinggi terkait keselamatan dan kesehatan baik bagi para pekerja maupun masyarakat. Kompetensi dan disiplin Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi menjadi salah satu faktor penting mengurangi tingkat kecelakaan konstruksi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan prioritas pembangunan pemerintah selama empat tahun terakhir adalah pembangunan infrastruktur. Pada tahun 2018 dan 2019, Pemerintah memprioritaskan pada pembangunan SDM Indonesia.

"Seperti kita ketahui bahwa era industri 4.0 merupakan era digitalisasi, dimana dibutuhkan persaingan inovasi dan keahlian. Untuk itu butuh penguatan pembinaan SDM di Perguruan Tinggi, Politeknik, Pesantren, dan SMK," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.


Untuk mendukung pengembangan SDM konstruksi, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja sektor Kontruksi (A2K4), menyelenggarakan kuliah umum dan workshop Tenaga Ahli Muda Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, Sabtu (2/6).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.200 mahasiswa se-Makassar ini, juga dikenalkan metode pembelajaran Distance Learning. Pembelajaraan ini untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui portal Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bina Konstruksi/SIBIMA (sibima.pu.go.id) secara mandiri. Selanjutnya mahasiswa dapat langsung mengikuti uji dan sertifikasi di LPJK.

"Melalui pelatihan Distance Learning ahli muda K3, diharapkan para mahasiswa memiliki kompetensi K3 dan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan Tenaga Ahli K3 pada pekerjaan konstruksi," ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Syarif Burhanuddin, saat menyampaikan materi kuliah umumnya.

Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang Hamzah Yusuf menyampaikan apresiasi adanya kegiatan ini karena menjadi upaya yang baik agar mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan kompetensi untuk siap kerja.

Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Arsyad Taha yang mengatakan bahwa peningkatan kompetensi mahasiswa di wilayah Sulawesi Selatan melalui kegiatan Distance Learning Tenaga Ahli Muda K3, merupakan langkah strategis untuk merespon keterbukaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan serbuan tenaga kerja asing menuju pasar konstruksi Indonesia.

Semakin banyak Tenaga Ahli Muda di bidang K3 dapat turut berperan pelaksanaan konstruksi yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu menunjukan bahwa tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dengan tenaga kerja konstruksi asing baik di negeri sendiri maupun di negara lain.

Para mahasiwa merupakan mahasiwa yang mengambil program studi Arsitektur, Sipil, Mesin, Elektro, Teknik Lingkungan dari berbagai kampus di Kota Makassar diantaranya Universitas Hasanuddin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, UNM, UMI, UIM, UIN Alauddin, Universitas Bosowa, Universitas Fajar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Pepabri Makassar. [nes/***]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya