Berita

Foto: Ist

Advertorial

23 Titik Longsor Di Pulau Seram Mulai Diperbaiki Pemerintah

MINGGU, 03 JUNI 2018 | 02:58 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 23 titik longsor di ruas jalan nasional Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku mulai diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Hal ini dilakukan karena jalan nasional di pulau tersebut merupakan akses utama antar wilayah serta antisipasi meningkatnya arus lalu lintas pada mudik Lebaran 2018.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeliharaan rutin seluruh jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.


Penanganan longsor dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon, Ditjen Bina Marga dari ruas Waipia hingga Salman di Pulau Seram sepanjang 47 km. Namun secara umum, selain lokasi-lokasi rawan longsor, ruas jalan Waipai-Salman dalam kondisi mantap.

"Penanganan ini merupakan bagian dari kegiatan rehabilitasi rutin jalan tahun 2018 dengan anggaran 13,81 miliar oleh penyedia jasa PT. Cipta Sarana Marga Sejati," kata Basuki beberapa waktu lalu.

Kepala BPJN XVI Ambon, Satrio Sugeng Prayitno mengatakan jalan nasional yang terkena longsor ini merupakan jalur utama yang digunakan untuk arus lebaran 2018.

"Kita terus lakukan penanganan agar jalan ini tetap berfungsi, walaupun belum secara permanen," ucapnya pada saat safari ramadhan tim BPJN XVI meninjau penanganan longsor di Waipia-Saleman di Pulau Seram, Jumat (1/6).

Menurutnya untuk mencegah kembali terjadinya longsor butuh kerjasama dari bermacam stakeholder lain. Terutama kerjasama dari kepolisian maupun pemerintah kabupaten dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

"Mudah-mudahan setelah dilakukan penanganan dan penguatan kerjasama dengan berbagai stakeholder, tidak terjadi lagi longsor. Berharap seluruh kepentingan juga masyarakat menjaga jalan nasional dan fungsi hutan disini agar bisa terjaga dengan baik," katanya.

Satrio menegaskan terkait pelaksanaan jalur mudik 2018, kami pastikan jalur ini tetap berfungsi.  Selain itu dihimbau agar masyarakat berhati-hati. "Pastikan kelengkapan kendaraan berfungsi supaya semuanya berjalan aman," tegasnya. [nes/***]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya