Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Rizal Ramli: Impor Beras Sudah Masuk Tindakan Subversif

KAMIS, 31 MEI 2018 | 22:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ekonom senior DR. Rizal Ramli tidak mau bicara banyak tentang isi pertemuannya dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di kantor sang Menteri, di Jakarta, Kamis (31/5).

Ketika ditemui di sela buka puasa bersama alumni Pondok Pesantren Gontor, di kantornya di Tebet, Jakarta, Kamis petang, Rizal mengatakan, dirinya dan Mentan Amran memiliki pemahaman yang sama dalam memandang persoalan ketahanan dan kedaulatan pangan.

"Kami punya kesepahaman dalam membangun kemandirian dan kedaulatan pangan," ujar Rizal Ramli.


Selanjutnya mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) di era Abdurrahman Wahid itu menyesalkan permainan pihak tertentu di balik impor beras.

"Mereka menciptakan kelangkaan artifisial, agar bisa terus impor. Saya dengar, ada juga di kabinet yang tidak setuju. Tapi, pihak-pihak itu terlalu kuat," kata Rizal Ramli lagi.

Permainan di balik impor beras sesungguhnya tidak bisa ditolerir lagi, sambung Rizal. Mereka sengaja melakukan impor di saat musim panen.

"Mereka ini mau menciptakan ketergantungan permanen. Kalau menurut saya ini tindakan subversif, mengancam dan membahayakan negara," demikian Rizal Ramli. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya