Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Menkeu: Kebijakan Fiskal Harus Melihat Dinamika Ekonomi Global Dan Domestik

KAMIS, 31 MEI 2018 | 12:06 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Dalam merumuskan strategi dan arah kebijakan pembangunan fiskal negara tahun 2019 perlu menimbang dinamika global dan domestik.

Begitu kata Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/5).

Menurutnya, perkembangan dinamika ekonomi saat ini sedang bergerak ke arah keseimbangan baru yang dipengaruhi dua hal utama.


Pertama dampak arah kebijakan di Amerika Serikat (AS), kedua adanya beberapa sumber risiko ketidakpastian global seperti potensi perang dagang AS dan Tiongkok, perkembangan perjanjian nuklir AS dengan Iran, ketegangan geopolitik Timur Tengah, perkembangan politik negara-negara penghasil minyak seperti Venezuela, dan perkembangan di Semenanjung Korea.

"Perkembangan-perkembangan ini memicu perubahan cepat pada harga minyak dan komoditas global," paparnya.

Untuk itu, dalam rapat tersebut, Sri mengimbau dewan dan fraksi partai di DPR untuk tidak mengabaikan proses pergerakan keseimbangan baru tersebut.

"Pergerakan ini akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan, sebagai bagian dari perekonomian global sudah tentu perekonomian Indonesia tidak luput dari dinamika yang sedang terjadi," ujarnya. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya