Berita

Foto: Repro

Dunia

Kawasan Maghribi Membutuhkan Libya Yang Stabil

KAMIS, 31 MEI 2018 | 06:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kawasan Maghribi membutuhkan Libya yang stabil. Kerajaan Maroko dengan senang hati akan memberikan bantuan yang memungkinkan perdamaian dan stabilitas di negara yang pernah dipimpin Kolonel Muamar Khadafi itu.

Komitmen ini disampaikan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Maroko Nasser Bourita dalam konferensi mengenai krisis Libya di Paris, Prancis hari Selasa lalu (29/5).

Kepada peserta konferensi, Bourita menyampaikan salam dari Raja Muhammad VI yang terus mengikuti dari dekat perkembangan situasi di Libya. Juga dikatakan olehnya bahwa Raja Muhammad VI memberikan dukungan penuh pada penyelenggaraan konferensi mengenai Libya itu.


Maroko dan Libya berada di kawasan Afrika Utara. Maroko tercatat sebagai satu-satunya negara Afrika Utara yang berhasil selamat dari apa yang disebut sebagai Musim Semi Arab atau Arab Spring yang berawal dari Tunia pada 2011. Situasi ini dimungkinan karena Maroko telah jauh-jauh hari sebelumnya menjalankan agenda reformasi demokrasi secara damai dan berkeadilan.

Menlu Bourita menambahkan, bahwa konferensi untuk membahas nasib Libya dilakukan pada waktu yang tepat. Kekerasan dan konflik di Libya harus segera diakhiri.

"Motivasi kami adalah melipatkgandakan upaya kita untuk mendekatkan kembali masyarakat Libya satu dengan lainnya," ujar Bourita.

Dia juga menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kemampuan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Libya, Ghassan Salame, yang dinilainya berhasil mencapai solusi bersama untuk mengakhiri konflik.

Libya akan menggelar pemilihan umum pertama setelah era Kadafi pada akhir tahun ini.

"Maroko akan berada di sisi Libya dan rakyatnya. Kami tidak memiliki agenda tersembunyi ataupun kepentingan, selain agar Libya kembali ke jalan perdamaian. stabilitas dan pembangunan," ujar Menlu Bourita.

Konferensi yang diselenggarakan PBB itu dihadiri sejumlah pejabat dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat.

Empat pejabat tinggi Libya, yakni Panglima Angkatan Bersenjata Libya, Marshal Khalifa Belqasim Haftar, Ketua DPR Libya Tobruk Aguila Saleh, Ketua Dewan Presiden Libya Fayez Al Sarraj, serta Presiden Dewan Tinggi Libya Khaled Mechri.

Mereka sepakat bekerjasama dengan PBB untuk menegakkan pemilihan umum yang kredibel dan aman pada tanggal 10 Desember mendatang, serta untuk menghormati hasil pemilihan.  [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya