Berita

Foto: Ist

Nusantara

Ramadhan, Bidadari Indonesia Ketuk Hati Warga Untuk Berbagi

RABU, 30 MEI 2018 | 22:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Organisasi Bidadari Indonesia kembali menggelar kegiatan rutin setiap bulan suci Ramadhan.

Kegiatan kali ini berbuka puasa bersama 150 anak yatim piatu dan kaum dhuafa, serta 50 orang kelompok disabilitas ibukota.

Ketua Umum Bidadari Indonesia, Monica Hariyanto mengatakan kegiatan berbagi bersama anak yatim piatu, kaum dhuafa serta disabilitas tersebut telah memasuki tahun kelima.


"Target kami sebanyak 1.500 anak di lima wilayah DKI Jakarta. Kalau anak tak tidak sempat datang, sebagian kami sudah datang ke rumahnya atau ke kampungnya mereka kami berbuka bersama di sana," ujar Monica di sela acara yang berlangsung di salah satu mal Jakarta, Rabu (30/5).

Tak hanya itu, kegiatan berbagi tersebut juga dihadiri Sulaiman, putra bungsu dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

"Sulaiman ini mewakili orangtuanya jadi kami sangat bahagia sekali. Sulaiman hadir dan berbagi bersama anak anak yatim dan dhuafa," ujar Monica.

Monica menambahkan kegiatan ini mendapat dukungan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun sayangnya, baik Sandiaga maupun istri tidak berkesempatan hadir lantaran baru tiba di Tanah Air setelah selesai menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci

"Kami juga mengundang ibu Gubernur. Ibu Fery tidak bisa hadir karena memang jadwal yang sibuk," ucapnya.

Menurut Monica, kegiatan berbagi juga akan digelar Bidadari Indonesia di Rumah Susun Marunda, Jakarta Utara pada 5 Juni mendatang. Rencananya, kegiatan tersebut akan dihadiri Nur Asia Uno, Istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Kegiatan berbagi bersama anak yatim dan kaum dhuafa, lanjut Monica, sangat penting sebagai salah satu langkah menanggulangi kemiskinan di Indonesia khususnya di Jakarta.

"Kami ingin mengetuk hati semua warga Jakarta yang mempunyai rejeki lebih mari kita berbagi kepada yang tidak mampu. Saya rasa kalau semua mempunyai hati dan jiwa seperti Bidadari Indonesia kemiskinan bisa kita tanggulangi bersama," ajaknya. [nes]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya